Segel Gudang Pupuk Dibuka Polisi Setelah Didemo Petani
Senin, 08 Juni 2015 - 14:25 WIB
Segel Gudang Pupuk Dibuka Polisi Setelah Didemo Petani
A
A
A
BANGKALAN - Segel Gudang Penyangga Pupuk (GPP) di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur akhirnya dibuka petugas. Pembukaan segel tersebut setelah didemo oleh puluhan petani.
Selanjutnya pupuk kaltim tersebut didistribusikan kepada petani. Saat ini petani memang sangat membutuhkan pupuk untuk tanaman padi. Sebab, tanaman padi petani mulai menguning.
"Mulai siang ini gudang pupuk dibuka dan didistribusikan atas seizin Polrestabes Surabaya," kata Kepala Penjualan Pupuk Kaltim Wilayah Jatim, Sugiono, Senin (8/6/2015).
Menurut Sugiono, dengan dibukanya gudang pupuk tersebut diharapkan bisa memberi ketenangan bagi para petani. Sebab, petani bisa segera memberikan pupuk pada tanaman padi.
"Petani bisa membeli pupuk kaltim ini, karena sudah mulai didistribusikan pada distributor setelah segel gudang dibuka," papar Sugiono.
Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Andy Purnomo, menyatakan dengan dibukanya segel GPP, bukan berarti proses hukum sampai disini. Melainkan pihaknya akan tetap melakukan lidik terkait kasus tersebut.
"Ini belum selesai untuk proses hukumnya, nanti petugas masih memintai keterangan dari saksi ahli. Sebagian pupuk urea ini akan kita sisihkan, karena itu cukup mewakili. Segel dibuka agar situasi kamtibmas terkendali," timpal Andi.
Sementara itu, Korlap Aksi Petani, H Abdul Aziz menyambut positif atas dibukanya segel GPP lalu didistribusikan pada masyarakat. Sehingga tanaman padi milik petani bisa terselamatkan.
"Alhamdulillah rupanya perjuangan kita yang berpanas-panasan disini tidak sia-sia, karena gudang sudah dibuka. Nanti petani langsung memasang pupuk ke tanaman padi supaya subur," ucap Aziz.
Seperti diketahui, Polrestabes Surabaya menyegel GPP Kaltim di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Bangkalan, Jumat (29/5/2015) kemarin. Pasalnya, bermasalah pada izin kemasan dan edar.
Selanjutnya pupuk kaltim tersebut didistribusikan kepada petani. Saat ini petani memang sangat membutuhkan pupuk untuk tanaman padi. Sebab, tanaman padi petani mulai menguning.
"Mulai siang ini gudang pupuk dibuka dan didistribusikan atas seizin Polrestabes Surabaya," kata Kepala Penjualan Pupuk Kaltim Wilayah Jatim, Sugiono, Senin (8/6/2015).
Menurut Sugiono, dengan dibukanya gudang pupuk tersebut diharapkan bisa memberi ketenangan bagi para petani. Sebab, petani bisa segera memberikan pupuk pada tanaman padi.
"Petani bisa membeli pupuk kaltim ini, karena sudah mulai didistribusikan pada distributor setelah segel gudang dibuka," papar Sugiono.
Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Andy Purnomo, menyatakan dengan dibukanya segel GPP, bukan berarti proses hukum sampai disini. Melainkan pihaknya akan tetap melakukan lidik terkait kasus tersebut.
"Ini belum selesai untuk proses hukumnya, nanti petugas masih memintai keterangan dari saksi ahli. Sebagian pupuk urea ini akan kita sisihkan, karena itu cukup mewakili. Segel dibuka agar situasi kamtibmas terkendali," timpal Andi.
Sementara itu, Korlap Aksi Petani, H Abdul Aziz menyambut positif atas dibukanya segel GPP lalu didistribusikan pada masyarakat. Sehingga tanaman padi milik petani bisa terselamatkan.
"Alhamdulillah rupanya perjuangan kita yang berpanas-panasan disini tidak sia-sia, karena gudang sudah dibuka. Nanti petani langsung memasang pupuk ke tanaman padi supaya subur," ucap Aziz.
Seperti diketahui, Polrestabes Surabaya menyegel GPP Kaltim di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Bangkalan, Jumat (29/5/2015) kemarin. Pasalnya, bermasalah pada izin kemasan dan edar.
(sms)