Diteror Preman, Ibu-ibu Pengajian Ngadu ke Kapolda

Kamis, 04 Juni 2015 - 15:01 WIB
Diteror Preman, Ibu-ibu...
Diteror Preman, Ibu-ibu Pengajian Ngadu ke Kapolda
A A A
JAKARTA - Sejumlah ibu-ibu kelompok pengajian dari Majlis Taklim Raudlah Pondok Indah mengadu ke Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono. Ibu-ibu ini meminta perlindungan Kapolda karena kegiatan mengaji di rumah salah satu anggotanya kerap diteror preman.

"Preman-preman itu meneror rumah saya, setiap Selasa ada pengajian di rumah saya sehingga kami terganggu. Tujuan kami ke sini untuk meminta perlindungan kepada Pak Kapolda. Kalau tidak ke sini, mau ke mana lagi kita meminta perlindungan?," ujar Anny Saleh Effendi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/6).

Anny mengatakan, kelompok pengajian yang digelar di rumahnya di Metro Pondok Indah TB 33 Kebayoran Lama, Jaksel diganggu sekelompok preman dari etnis tertentu sejak tanggal 20 Mei 2015 lalu. Teror yang dilakukan preman ini bermacam-macam, mulai dari menggembok gerbang rumah hingga ‎pengosongan rumah secara paksa.

"Mereka memaksa masuk dan mengosongkan perabotan rumah, yang tinggal hanya barang-barang di kamar saya. Mereka saat itu membawa surat dari lawyer," katanya.

Sejak saat itu, preman datang dan menerornya. Hal ini membuat kegiatan pengajian di rumah Anny itu menjadi terganggu. "Tanggal 21 Mei pintu digembok, tanggal 22 gerbang dirantai, kemudian tanggal 25 Mei ada ancaman teror dengan kata-kata kasar, serta dirampok," tegasnya.

Bahkan salah satu anak Anny pernah terlibat saling dorong dengan preman ketika preman-preman tersebut mencoba masuk ke rumah tersebut. Anny mengakui, jika rumahnya itu tengah bersengketa dengan salah satu pihak. Ia menduga, preman-preman tersebut adalah suruhan orang yang tengah bersengketa dengan suaminya.

"Iya itu kan masih disidik sama polisi. Suami saya sudah laporkan hal ini ke Resmob Polda Metro, dan sedang disidik. Orang itu memalsukan tanda tangan suami saya," katanya. Terlepas dari masalah sengketa, Anny meminta perlindungan ke Kapolda agar kegiatan mengaji di rumahnya bisa berjalan dengan tertib dan nyaman.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal menegaskan, pihaknya akan melakukan pengamanan dilokasi kejadian dan menyelidiki siapa para preman yang melakukan teror di tempat pengajian.

"Kami akan tindak lanjuti, sekarang Kapolda sudah perintahkan Polres Jakarta Selatan melakukan pengamanan dan penyelidikan," tukasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Antisipasi Kerusuhan,...
Antisipasi Kerusuhan, Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Para Kapolda
Massa Pendemo Lempari...
Massa Pendemo Lempari Polisi dengan Batu dan Petasan di Harmoni
Pria Petugas Keamanan...
Pria Petugas Keamanan Tewas Dianiaya
Diduga Hendak Lakukan...
Diduga Hendak Lakukan Kerusuhan di Jakarta, 30 Remaja Berpakaian Hitam Diamankan
Kapolres Jaksel Ajak...
Kapolres Jaksel Ajak Warga Manggarai Jaga Situasi Aman
Kemlu: Keterlibatan...
Kemlu: Keterlibatan Indonesia pada ISF Bukan Misi Tempur
Berita Terkini
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
9 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
15 menit yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
36 menit yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
1 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved