Menang 1-0, PSIS Kokoh di Puncak Klasmen
Senin, 01 Juni 2015 - 10:35 WIB
Menang 1-0, PSIS Kokoh di Puncak Klasmen
A
A
A
SEMARANG - PSIS Semarang berhasil mengamankan posisi puncak grup A Turnamen Polda Cup 2015.
Hal itu dipastikan seusai tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang memenangkan pertandingan melawan Persijap Jepara dengan skor tipis 1-0 di Stadion Jatidiri Semarang, sore kemarin. Satu-satunya gol PSIS diciptakan pemain tengah, Bakhori menit ke-74. Berawal dari kemelut di depan gawang Persijap Jepara seusai tendangan sudut, pemain bernomor punggung 87 itu berhasil menyundul bola ke sudut gawang Persijap yang dijaga Feri Bagus.
Direktur Teknik PSIS Semarang, Setyo Agung mengatakan, pihaknya bangga dengan raihan tiga angka ini. Meski begitu ada beberapa hal harus dievaluasi oleh jajaran pelatih. “Babak pertama tim bermain sangat hatihati dan kurang improvisasi. Itu yang membuat permainan kurang berkembang,” kata Setyo.
Selain itu, kata Setyo, disiplinnya jajaran pemain belakang Persijap membuat para pemain PSIS kesulitan. Selain itu, sentuhan akhir dari peluang yang didapat juga belum bisa dioptimalkan dengan baik. “Namun apa pun itu, satu gol ini sudah cukup mengamankan posisi PSIS di puncak klasmen sementara grup A Turnamen Polda Cup 2015 ini,” ujarnya.
Pelatih kepala Laskar Kalinyamat , Anjar Jambore mengatakan, hasil 1-0 tersebut tidak terlalu buruk. Sebab persiapan yang mepet membuat tim tidak bisa tampil maksimal. “Persiapan kami memang mepet sekali, itu yang membuat pemain tidak bisa tampil maksimal dan staminanya kurang mendukung,” kata Anjar.
Selain itu, kata Anjar, permainan menyerang yang ditunjukkan PSIS juga sangat merepotkan anak didiknya. Meski sudah berupaya sebaik mungkin, tapi akhirnya gawang Persijap tetap kebobolan. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, namun PSIS memiliki keunggulan dan berhasil memenangkan permainan ini. Kami akui keunggulan PSIS ini,” ujarnya.
Dalam jalannya pertandingan, PSIS Semarang memang mendominasi serangan. Berbagai peluang diraih sejak menit pertama pertandingan dimulai, namun tidak bisa dimaksimalkan sehingga babak pertama berakhir imbang 0-0. Gelombang serangan PSIS semakin terlihat di babak kedua. Hal itu dengan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor anak asuh M Dofir itu, seperti Frangky yang menggantikan Indra S pada menit 34 dan beberapa pergantian lainnya.
Sementara di kubu lawan, meski terus diserang tapi beberapa kali para pemain mengancam gawang PSIS yang dikawal Ega Rizky. Namun penampilan Ega yang cantik mampu menggagalkan sejumlah peluang tersebut.
Andika prabowo
Hal itu dipastikan seusai tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang memenangkan pertandingan melawan Persijap Jepara dengan skor tipis 1-0 di Stadion Jatidiri Semarang, sore kemarin. Satu-satunya gol PSIS diciptakan pemain tengah, Bakhori menit ke-74. Berawal dari kemelut di depan gawang Persijap Jepara seusai tendangan sudut, pemain bernomor punggung 87 itu berhasil menyundul bola ke sudut gawang Persijap yang dijaga Feri Bagus.
Direktur Teknik PSIS Semarang, Setyo Agung mengatakan, pihaknya bangga dengan raihan tiga angka ini. Meski begitu ada beberapa hal harus dievaluasi oleh jajaran pelatih. “Babak pertama tim bermain sangat hatihati dan kurang improvisasi. Itu yang membuat permainan kurang berkembang,” kata Setyo.
Selain itu, kata Setyo, disiplinnya jajaran pemain belakang Persijap membuat para pemain PSIS kesulitan. Selain itu, sentuhan akhir dari peluang yang didapat juga belum bisa dioptimalkan dengan baik. “Namun apa pun itu, satu gol ini sudah cukup mengamankan posisi PSIS di puncak klasmen sementara grup A Turnamen Polda Cup 2015 ini,” ujarnya.
Pelatih kepala Laskar Kalinyamat , Anjar Jambore mengatakan, hasil 1-0 tersebut tidak terlalu buruk. Sebab persiapan yang mepet membuat tim tidak bisa tampil maksimal. “Persiapan kami memang mepet sekali, itu yang membuat pemain tidak bisa tampil maksimal dan staminanya kurang mendukung,” kata Anjar.
Selain itu, kata Anjar, permainan menyerang yang ditunjukkan PSIS juga sangat merepotkan anak didiknya. Meski sudah berupaya sebaik mungkin, tapi akhirnya gawang Persijap tetap kebobolan. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, namun PSIS memiliki keunggulan dan berhasil memenangkan permainan ini. Kami akui keunggulan PSIS ini,” ujarnya.
Dalam jalannya pertandingan, PSIS Semarang memang mendominasi serangan. Berbagai peluang diraih sejak menit pertama pertandingan dimulai, namun tidak bisa dimaksimalkan sehingga babak pertama berakhir imbang 0-0. Gelombang serangan PSIS semakin terlihat di babak kedua. Hal itu dengan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor anak asuh M Dofir itu, seperti Frangky yang menggantikan Indra S pada menit 34 dan beberapa pergantian lainnya.
Sementara di kubu lawan, meski terus diserang tapi beberapa kali para pemain mengancam gawang PSIS yang dikawal Ega Rizky. Namun penampilan Ega yang cantik mampu menggagalkan sejumlah peluang tersebut.
Andika prabowo
(ftr)