Stiker Kesatuan di Nopol Harus Dilepas

Jum'at, 29 Mei 2015 - 10:01 WIB
Stiker Kesatuan di Nopol...
Stiker Kesatuan di Nopol Harus Dilepas
A A A
KULONPROGO - Pelaksanaan Operasi Patuh Progo 2014 di yang dilaksanakan Polres Kulonprogo fokus dengan melakukan hunting sistem.

Akan banyak petugas yang disebar untuk memantau keamanan dan keter tiban serta kelancaran berlalu lintas. Keberadaan stiker dari kesatu an TNI juga disarankan untuk dilepas. “Cara itu lebih efektif un tuk menyosialisasi tertib berlalu lintas bagi pengguna kenda raan,” kata Kasat Lantas Polres Ku lonprogo AKP Ahmad Hidayat usai memimpin razia di Sentolo. Sasaran operasi ini lebih fokus pada ruas jalan yang ada di tengah Kota Wates.

Nantinya akan menyasar kendaraan roda dua maupun roda empat, yang lebih rawan dengan kemacetan. Sasaran operasi ini lebih bervariasi, dari plat nopol yang tidak sesuai spesifikasi, ditempeli stiker hingga light on, sabuk pengaman, maupun ketaatan terhadap rambu-rambu lalu lintas. “Sesekali kami juga lakukan razia secara stasioner di suatu lokasi,” katanya.

Pada hari pertama kemarin, mereka menindak 59 pengguna yang melanggar. Mulai tidak mengenakan helm, tidak bisa menunjukkan surat-surat, hingga tidak mengenakan sabuk pengaman. Diakuinya banyak kendaraan yang nopolnya dibentuk dengan beberapa variasi maupun stiker dari kesatuan TNI. Untuk itulah, petugas akan meminta para pemilik untuk melepas stiker.

Begitu juga dengan plat nomor yang tidak sesuai spesifikasi agar diganti dan disesuaikan dengan yang ada. “Tidak semua ditilang, te tapi banyak yang hanya kami te gur lisan ataupun tertulis,” katanya. Kasubag Humas Polres Kulon progo Iptu Heri Meiyanto mengatakan, dalam operasi ini dibagi dalam lima tim. Setiap timnya ber tugas dengan target dan sa saran tertentu.

Seperti pada bagian humas lebih fokus untuk memberikan sosialisasi dan informasi maupun dokumentasi. Di samping itu juga ada yang bertugas melakukan deteksi dini, hingga penindakan. “Seperti pelanggaran ringan seperti stiker di nopol kami berikan pemahaman dan sarankan untuk melepas. Nopol harus bebas dari stiker,” tandasnya.

Kuntadi
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved