Belum Lulus, Mahasiswi PTS Yogya Praktik di 5 Klinik

Selasa, 26 Mei 2015 - 11:10 WIB
Belum Lulus, Mahasiswi...
Belum Lulus, Mahasiswi PTS Yogya Praktik di 5 Klinik
A A A
DEPOK - Nekat! Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran dari salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Yogyakarta yang belum lulus berani praktik di lima klinik kesehatan sekaligus di Jawa Barat.

Pelaku berinisial A, 27, ini praktik di lima klinik di Depok, Bekasi, dan Cibinong, Jawa Barat. A mengaku hanya menjadi dokter pengganti di lima klinik itu dan bukan atas inisiatif dirinya. Pelaku mengaku diminta menggantikan dokter jaga di lima klinik jika dokter berhalangan hadir.

Dengan iming-iming sejumlah uang, maka A bersedia menjalani tugas itu. Pelaku pun bertindak layaknya dokter berpengalaman. Perempuan beranak satu anak ini memeriksa para pasiennya yang berjumlah lebih dari 100 orang. Dia juga memberikan resep atas diagnosa yang dilakukannya kepada pasien. Dari tiap klinik, A mendapatkan fee sebesar Rp50.000. bayaran itu didapat jika ada pasien berobat. Kalau tidak, A hanya mendapat bayaran sebagai penjaga klinik saja.

Awalnya, A sempat ragu tapi lama kelamaan menikmati “profesinya” ini. Hingga ada warga curiga dengan profesinya sebagai dokter. “Iya saya nggak punya surat izin praktik (SIP). Saya hanya menggantikan dokter jaga. Kalau ada pasien saya yang periksa dan kasih obat,” kata A di Polresta Depok, kemarin. A mengaku sudah berkeluarga dan suaminya tinggal di Depok.

Dia mengaku hanya memeriksa, memberi obat, dan tidak melakukan penyuntikan. Biasanya, pasien yang ditangani A mengalami gejala sakit perut dan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). “Selama ini tidak ada yang salah obat atau diagnosa,” ujarnya. Selama menjalani profesi “dokter gadungan” A terpaksa cuti kuliah. Pelaku mengaku menyesal atas perbuatannya.

Ditanya sudah berapa lama buka praktik, dia menjawab pekerjaannya itu dilakoni sejak 2012. Tidak heran jumlah pasiennya sudah lebih dari 100 orang. Menurut dia, praktik dijalani di kawasan Depok, Bekasi, dan Cibinong. Kelima klinik itu adalah Klinik Yasmin, Cikampek, milik dokter Dewi; Klinik Medika Cakrawala milik dokter Hadi; Klinik Pelita Sehat Pomad, Kota Bogor, dan Klinik Pelita Sehat, Cibinong, milik dokter Junaidi; Klinik Nancy Kota Bekasi; dan Klinik Syaiful di Depok.

Kapolresta Depok AKBP Dwiyono mengungkapkan penangkapan pelaku berawal dari laporan warga yang curiga terhadap A. Karena A tidak memiliki SIP, tapi dia melakukan tindakan pengobatan seperti dokter. “Setelah diamankan diketahui pelaku praktik di lima tempat. Masing-masing klinik rata-rata ada 20 pasien yang sudah ditangani,” katannya. A ditangkap di Klinik Syaiful di Jalan KH Abdul Rahman, Pondok Terong, Cipayung, Depok, Rabu (20/5) pukul 20.30 WIB.

“Jumlah pasien bervariasi dari tiap klinik. Rata-rata satu klinik sekitar 20 pasien,” ungkapnya. Dari tiap klinik, A mendapat bayaran berbeda, yakni antara Rp300.000-Rp1,2 juta per bulan. “Dia melakukan pemeriksaan, pemberian resep obat, dan penyuntikan terhadap beberapa pasien,” ucap Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho.

Terkait cara pelaku bisa bekerja di klinik, Teguh menuturkan, pelaku bisa bekerja lantaran hasil rekomendasi temantemannya di sosial media. A memiliki sejumlah teman di Facebook serta Whatsapp .

“Teman di sosmednya kemudian merekomendasikan A,” ujarnya. Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif. Dia dijerat Pasal 78, 77, dan atau 73 Undang-Undang No 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dengan ancaman lima tahun penjara.

R ratna purnama
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
5 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
5 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
7 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
8 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved