Jadi Kurir Sabu, Petugas Lapas Banceuy Diciduk BNN

Jum'at, 22 Mei 2015 - 21:55 WIB
Jadi Kurir Sabu, Petugas...
Jadi Kurir Sabu, Petugas Lapas Banceuy Diciduk BNN
A A A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap delapan orang selaku peredaran narkoba ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy, Bandung, Jawa Barat. Dari delapan tersangka itu, satu di antaranya adalah petugas Lapas.

Direktur Pemberantasan BNN Irjen Pol Deddy Fauzi Elhakim mengatakan, modus transaksi yang dilakukan dengan cara melempar barang haram tersebut dari luar Lapas yang melibatkan sipir. Hal itu diketahui berdasarkan laporan warga sekitar Lapas.

"Pengungkapan berawal dari pengembangan lidik intelijen dari BNN dan diperkuat laporan masyarakat. Jadi lapas itu dikelilingi asrama sipir. Dari situ warga sering melihat terjadi pelemparan benda ke Lapas dari asrama sipir itu," kata Deddy di Kantor BNN, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2015).

Deddy melanjutkan, peredaran itu merupakan komunikasi dua Lapas yang sering dilakukan. Seorang Napi Lapas Karawang berinisial AA, memesan sabu kepada seorang AI yang mempunyai jaringan dari Iran.

"AI menghubungi kenalan seorang warga negara Iran, yakni JM untuk menyerahkan satu kilogram sabu yang dipesan. Sedangkan AA memerintahkan DR, seorang sipir Lapas Banceuy untuk mengambil sabu itu," tuturnya.

JM, DR dan AI kemudian melakukan transaksi di Atrium, Senen, Jakarta Pusat. Petugas yang sudah mengintainya langsung menangkap mereka.

"Kami langsung tangkap mereka. Satu kilogram sabu itu buat Lapas Karawang. Saat ditangkap JM ini berusaha lari tapi dapat kami tangkap lagi," tukasnya.

Setelah itu, petugas langsung melakukan penggeledahan di apartemen milik JM di bilangan Jakarta Pusat. Dari hasil penggeledahan itu, petugas menyita lagi 15 kilogram lebih sabu dari apartemen WN Iran tersebut di daerah Jakarta Pusat. Kemudian, asrama DR di sekitar lapas juga digeledah BNN.

"Setelah itu kami geledah asrama para sipir, ketemu lima bungkus sabu, 15 gram, inex 778 butir peruntukannya ini dikirim ke Lapas Banceuy. Kami lakukan pengejaran juga indekos Tiara Condong Bandung, kami tangkap lima orang, dua perempuan dan tiga laki-laki. Di lokasi kami temukan dua bungkus sabu dengan timbangan dan bong," terangnya

Dedy menambahkan, terungkapnya kembali jaringan narkoba yang terjadi di Lapas dan melibatkan oknum sipir, menunjukan bahwa barang haram tersebut menjerat tak pandang bulu. Termasuk masih adanya handphone yang digunakan napi untuk berkomunikasi dengan dunia luarnya.

"Si AA ini seorang terpidana yang kami tangkap tahun 2013 lalu. Sebelum di Lapas Karawang dia pernah di Lapas Banceuy, di situlah ada perkenalan dan punya jaringan dan komunikasi dilakukan," jelas Deddy.

Sementara itu, petugas Lapas DR mengaku tidak diberi imbalan. Dia mengaku, apa yang dilakukannya itu ingin membongkar peredaran narkoba di Lapas.

"Saya tidak dikasih uang, bukan karena uang saya seperti ini. Saya mau bongkar peredaran narkoba di sana, tapi saya tidak koordinasi," akunya.

Maka itu, AA, DR dan AI, terancam Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1, dan Pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkoba. Ancaman hukuman maksimalnya pidana mati.
(mhd)
Berita Terkait
Bareskrim Polri Bongkar...
Bareskrim Polri Bongkar Pabrik Sabu dan Happy Water di Kota Semarang
Sedang Tunggu Pelanggan...
Sedang Tunggu Pelanggan Beli Sabu, Petani di Muratara Diciduk Polisi
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 33,9 Kg Sabu di Surabaya
Jadi Bandar Narkoba,...
Jadi Bandar Narkoba, Jenderal Ambruk Ditembak Sat Resnarkoba Polres Tebo
Pamer Sabu, Atim Diringkus...
Pamer Sabu, Atim Diringkus Tekab Polsek Dolok Masihul
Polisi Amankan Pria...
Polisi Amankan Pria di Jakut Jual Sabu, Profesi Pelaku Marbut Masjid
Berita Terkini
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
5 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
8 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
8 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
10 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
10 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved