Komplotan Rampok Menyasar Perkantoran Digulung Polisi

Senin, 18 Mei 2015 - 23:02 WIB
Komplotan Rampok Menyasar...
Komplotan Rampok Menyasar Perkantoran Digulung Polisi
A A A
JAKARTA - Pihak kepolisian membongkar komplotan perampok yang biasa menyasar perkantoran. Dua dari sepuluh pelaku berhasil diamankan, sementara delapan lainnya masih diburu polisi.

Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Surawan mengatakan, komplotan perampok yang menyasar perkantoran ini berhasil diungkap setelah merampok kantor di kawasan Lentang Agung, Jaksel.

Perampokan sendiri terjadi pada 4 Februari 2015 yang menimpa kantor PT Kindah Abadi Utama yang terletak di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dalam peristiwa ini, komplotan tersebut menggasak alat elektronik dan brankas berisi uang ratusan juta rupiah.

"Para pelaku ini berhasil membawa brangkas dengan berat 20 kg dari kantor itu, barang-brang seperti laptop, hape dan uang tunai," ujarnya pada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Senin (18/5/2015).

Surawan memaparkan, dari laporan tersebut pihaknya pun melalukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas para pelaku.

"Kami lakukan penggerebekan. Mereka sembunyi di Bekasi. Pertama kami amankan HW di kontrakannya, lalu kami amankan RH di tempat berbeda, tapi di Bekasi juga," paparnya.

Surawan pun menjelaskan, saat ini, pihaknya pun tengah mencari keberadaan delapan orang lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu.

Saat beraksi, mereka tidak segan-segan melakukan tindak kekerasan pada korbannya. Ke delapan orang itu pun memiliki oeranya masing-masing, seperti ada yang menjadi pengawas, eksekutor, dan pelumpuh korban.

"Mereka beraksi secara sadis. Dengan cara menggunting gembok pagar pintu kantor atau rumah, mengikat korbannya, melakban mulut korbannya lalu mengambil barang berharga yang ada. Mereka sudah lima kali beraksi, seperti di Cibinong dan Lenteng. Di Cibinong korbannya sampai meninggal satu orang. Terakhir di Lenteng," tegasnya.

Kini, kedua pelaku itu pun mendekam di tahanan Polres Jaksel dan diancam pasal 365 KUHP dengan hukuman 15 tahun penjara.

Barang bukti yang biasa dipakai korban untuk melancarkan aksi perampokannya itu, yakni senjata api revolver rakitan, satu bilah badik, satu linggis dan barang rampokannya pun diamankan polisi.

"Satu pelaku ada yang terpaksa kami lumpuhkan kakinya (tembak) karena saat di tangkap, dia melawan dengan menembaki polisi pakai senjata rakitannya itu. Makanya, dia sekarang jalan pakai tongkat," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Lumpuhkan Karyawan Minimarket,...
Lumpuhkan Karyawan Minimarket, Pria di Bogor Ditangkap Polisi
Berita Terkini
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
18 menit yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
30 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
2 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
4 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
5 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
13 jam yang lalu
Infografis
Polisi Israel Gunakan...
Polisi Israel Gunakan Kekerasan Bubarkan Protes Yahudi Ortodoks
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved