Perketat Pengawasan Polisi Pemegang Senpi

Minggu, 17 Mei 2015 - 19:47 WIB
Perketat Pengawasan...
Perketat Pengawasan Polisi Pemegang Senpi
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan pengawasan ketat terhadap anggota yang memegang senjata api.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul menegaskan, sesuai perintah kapolda, seluruh pimpinan di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk segera melakukan pengawasan terhadap seluruh anggota yang memegang senjata.

"Setiap satker (satuan kerja) di tiap-tiap Polres diminta untuk segera melakukan evaluasi," katanya, Minggu (17/5/2015).

Bila dilihat ada anggota yang kondisinya sudah tidak memungkinkan memegang senjata, pimpinan bisa langsung menariknya.

Menurut Martinus Sitompul, saat ini jumlah personel Polda Metro Jaya ada sekira 31 ribu personel dan separuhnya memegang senjata api. Maka, pihaknya berharap setiap pimpinan di masing-masing satker bisa melakukan pengawasan secara ketat terhadap anggotanya.

"Jadi seandainya terlihat gelagat yang aneh maka bisa langsung diketahui," tegasnya.

Dia menambahkan, tes psikologi bagi para pemegang senjata di kalangan Polri dilakukan setiap tahun. Namun, hal tersebut bisa saja diubah bila melihat pemegang senjata terlihat kurang mumpuni.

Menurutnya, tidak semua anggota Polri bisa dengan mudah diberikan tanggung jawab untuk memegang senjata. Ada beberapa tahapan, mulai dari tes psikologi, tes kecakapan, dan tes ketrampilan menggunakan senjata api.

"Kami juga lakukan tes yang cukup ketat, jadi tidak sembarang anggota bisa pegang senpi," ujarnya

Sementara, selama satu tahun ini, baru ada satu anggota polisi di Jakarta bunuh diri. Kepala Bidang Propam Polda Metro Jaya Kombes Pol Janner Pasaribu membenarkan kalau tahun ini adalah yang pertama.

Menurut Janner, sampai saat ini pihak Reskrim Polres Jakarta Barat dan Propam Polda Metro Jaya masih menyelidiki lebih lanjut kasus bunuh diri itu. "Jadi masih dicari lebih dalam, apakah benar ini peristiwa bunuh diri atau bukan," ujar Janner.

Sebelumnya, seorang anggota Reskrim Polres Jakarta Pusat Brigadir Wahyudi diketahui tewas bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri pada Jumat (15/5/2015) pukul 23.15 WIB. Dia melakukan itu saat bertamu di rumah pacarnya di Perumahan Citra Garden 2 Blok P5 No. 3 RT 07 / RW 12 Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Baca juga: 10 Tahun Jadi Polisi, Wahyudi Bunuh Diri di Hadapan Pacar.
(zik)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
1 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
2 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
11 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
11 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
11 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
11 jam yang lalu
Infografis
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved