Bupati Abubakar Tinjau Kebakaran Pasar Panorama Lembang

Jum'at, 15 Mei 2015 - 00:33 WIB
Bupati Abubakar Tinjau...
Bupati Abubakar Tinjau Kebakaran Pasar Panorama Lembang
A A A
BANDUNG - Bupati Bandung Barat, Abubakar langsung datang ke lokasi Kebakaran Pasar Panorama Lembang, pada Kamis malam (14/5/2015).

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Bandung Barat ini untuk melihat langsung penanganan musibah kebakaran di Pasar Panorama Lembang ini. (Baca : Pasar Panorama Lembang Kebakaran).

Abubakar mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Cimahi dan Damkar Bandung Barat dalam penanganan kebakaran ini."Kita fokuskan untuk penanggulan dan evakuasi," katanya.

Terkait kebijakan pemerintah atas kejadian ini, Abubakar menyatakan, belum ada kebijakan yang akan diambil karena masih fokus pemadaman.

Akan tetapi, karena akan menghadapi bulan puasa maka perlu diambil jangan sampai ada jeda dalam penanganan masalah ini. "Kita akan upayakan yang terbaik para pedagang," ujarnya.

Selanjutnya, Abubakar memanggil Kadisperindagkop dan UMKM Weti Lembanawati, Kadishubinfo Agus Gusmana, Camat Lembang Endang Achdiat untuk tetap dilokasi sampai pemadaman selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Abubakar juga meminta agar tidak memberikan statment atau informasi apa pun, terkait penyebab kebakaran.

"Jangan berkomentar, koordinasi saja dengan polisi untuk mengetahui penyebab kebakaran," tandasnya. Sindikat Penjualan ABG Dibongkar Polisi

source: http://daerah.sindonews.com/read/1001223/190/sindikat-penjualan-abg-dibongkar-polisi-1431613909Bupati Abubakar Tinjau Kebakaran Pasar Lembang

Bupati Bandung Barat, Abubakar langsung datang ke lokasi Kebakaran Pasar Panorama Lembang, Kamis malam (14/5/2015).
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Bandung Barat ini untuk melihat langsung penanganan musibah kebakaran ini. Abubakar mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Cimahi dan Damkar Bandung Barat dalam penanganan kebakaran ini."Kita fokuskan untuk penanggulan dan evakuasi," katanya.
Terkait kebijakan pemerintah atas kejadian ini, Abubakar menyatakan, belum ada kebijakan yang akan diambil karena masih fokus pemadaman. Akan tetapi, karena akan menghadapi bulan puasa maka perlu diambil jangan sampai ada jeda dalam penanganan masalah ini. "Kita akan upayakan yang terbaik para pedagang," ujarnya.
Selanjutnya, Abubakar memanggil Kadisperindagkop dan UMKM Weti Lembanawati, Kadishubinfo Agus Gusmana, Camat Lembang Endang Achdiat untuk tetap dilokasi sampai pemadaman selesai.
Dalam kesempatan tersebut, Abubakar juga meminta agar tidak memberikan statment atau informasi apa pun, terkait penyebab kebakaran." Jangan berkomentar, koordinasi saja dengan polisi untuk mengetahui penyebab kebakaran," pesannya.
(sms)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
9 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved