Dampak Corona, Pengelola Mal Hadapi Beban Berat

Selasa, 07 April 2020 - 09:53 WIB
Dampak Corona, Pengelola...
Sejumlah pusat perbelanjaan atau mal memilih menutup kegiatan operasionalnya akibat sepinya pengunjung. Foto: dok/SINDOnews
A A A
Meluasnya penyebaran wabah virus corona (Covid-19) terus menggerogoti sektor ekonomi nasional termasuk pusat perbelanjaan atau mal yang memilih menutup operasional akibat sepinya pengunjung.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, saat ini pengelola mal tengah memikul beban berat.

Akibat sepinya pengunjung banyak tenant yang akhirnya memilih tak beroperasi. Padahal, pengelola mal ini juga dihadapkan pada banyak kewajiban.

Ada biaya operasional, listrik, tenaga kerja, hingga beban pinjaman kepada pihak ketiga.

"Bisnis mal termasuk salah satu sektor yang terkena dampak berat akibat pandemi Covid-19. Apalagi jika mereka punya kewajiban dalam bentuk dolar AS yang kini juga sedang tinggi nilai tukarnya terhadap rupiah," ujar Tauhid di Jakarta, kemarin.

Pekan ini nilai tukar rupiah berada di level Rp16.638 per dolar AS. Bank Indonesia membuat skenario terburuk jika kondisi pandemi corona memburuk, nilai tukar rupiah bisa menyentuh level Rp20.000 per dolar AS.

Dengan situasi yang sulit itu Tauhid menilai permintaan sejumlah tenant agar diberikan kebebasan sewa dan service charge menjadi sulit diterima. Alasannya, pengelola mal sendiri menghadapi kondisi yang tak kalah berat dibandingkan para tenant.

"Membebaskan tenant dari biaya sewa dan service charge kepada pengelola mal bukan cara tepat. Pengelola mal tentu punya pertimbangan untuk mengambil keputusan. Situasi ini mestinya bisa dipikul bersama," jelasnya.

Menurut Tauhid, dalam situasi seperti sekarang ini ada baiknya pemerintah juga ikut meringankan beban pengelola mal beserta tenant mereka. Misalnya Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan perbankan memberikan insentif berupa restrukturisasi kredit atau pinjaman murah.
(boy)
Berita Terkait
Yayasan Dana Paramita...
Yayasan Dana Paramita Salurkan Bantuan Corona dari AXA Mandiri
Kinerja Positif Dicatat...
Kinerja Positif Dicatat Bank DKI di Tengah Pandemi Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
Berita Terkini
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
57 menit yang lalu
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
7 jam yang lalu
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
8 jam yang lalu
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
8 jam yang lalu
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
8 jam yang lalu
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
9 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved