Pakai Masker! OTG Sumber Penular Corona yang Susah Dideteksi

Senin, 06 April 2020 - 18:48 WIB
Pakai Masker! OTG Sumber...
foto/SINDOnews
A A A
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto (Yuri), mengatakan orang tanpa gejala (OTG) bisa menjadi sumber penularan di luar yang susah untuk dideteksi.

Itulah yang menjadi salah satu penyebab terus bertambahnya penderita pasien positif corona di Tanah Air. Hingga 6 April 2020 pukul 12.00 WIB terjadi penambahan sebanyak 218 pasien positif, sehingga jumlah kasus positif corona di Indonesia pada hari ini sebanyak 2.491 orang dan 209 meninggal dunia.

“Bertambahnya kasus setiap hari kita yakini karena masih adanya sumber menular yang berada di luar yang susah untuk kita deteksi, yang susah untuk kita tandai,” ungkap Yuri dalam Konferensi Pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta (6/4/2020).

Yuri menjelaskan, OTG adalah kelompok orang-orang yang tanpa gejala, yaitu orang-orang yang di dalam tubuhnya telah terdapat virus dan virus itu berkembang biak. Kemudian menyebar ke sekitarnya, melalui percikan ludah atau droplet pada saat dia berbicara dan bersin ataupun pada saat dia batuk.

“Sementara yang bersangkutan tidak merasakan bahwa dirinya sakit. Tidak merasakan bahwa dirinya memiliki virus yang bisa menyebar ke mana-mana,” ungkap Yuri. ( Baca: Yeay, Pencicil Bank Bisa Dapat Keringanan Sampai Setahun )

Yuri menyerukan agar masyarakat selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Langkah itu dinilai efektif untuk melengkapi physical distancing. Juga untuk melengkapi upaya kita menjaga jarak, agar rantai penularan Covid-19 bisa bisa dihentikan dengan baik.

Menurutnya, penggunaan masker di luar rumah telah diingatkan oleh Presiden Joko Widodo. Itu sejalan juga dengan rekomendasi WHO. "Sekali lagi, agar seluruh masyarakat menggunakan masker. Terutama pada saat beraktivitas di luar rumah,” tuturnya.

Yuri menambahkan, masyarakat bisa secara mandiri membuat masker-masker kain. Dia juga menegaskan masker bedah, masker N95 hanya diperuntukkan bagi petugas kesehatan.

“Oleh karena itu kita cukup menggunakan masker kain yang bisa kita buat sendiri. Kita gunakan maksimal 4 jam dalam sehari dan kemudian kita cuci kembali dengan air sabun. Oleh karena itu mari sekali lagi kita semua menggunakan masker. Masker untuk semua,” tuturnya.
(ihs)
Berita Terkait
Terus Bertambah, Pasien...
Terus Bertambah, Pasien Positif Corona Menjadi 6.760 Orang
Jumlah Pasien Positif...
Jumlah Pasien Positif Corona di Indonesia Mencapai 6.575 orang
Bertambah Lagi, Jumlah...
Bertambah Lagi, Jumlah Pasien Positif Corona Mencapai 7.775 Orang
Achmad Yurianto: Kasus...
Achmad Yurianto: Kasus Corona 3 Minggu Terakhir Mendatar
Duh, Data Pasien Positif...
Duh, Data Pasien Positif Corona Terus Bertambah Jadi 7.135 orang
Achmad Yurianto Dimakamkan...
Achmad Yurianto Dimakamkan dengan Prosesi Militer di TPU Dadaprejo
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
4 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
4 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
5 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
6 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
6 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved