Keempat Kalinya, Israel Tangkap Menteri Palestina Urusan Yerusalem

Sabtu, 04 April 2020 - 15:02 WIB
Keempat Kalinya, Israel...
Menteri Urusan Yerusalem Palestina, Fadi Al-Hadami. Foto/Twitter/Islamic Voice
A A A
Pasukan Israel menangkap Menteri Urusan Yerusalem Palestina, Fadi Al-Hadami, untuk keempat kalinya pada hari Jumat. Kali ini, dia ditangkap atas tuduhan melanggar larangan rezim Zionis terhadap kegiatan politik Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki.

Kementerian Urusan Yerusalem Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa polisi Israel menggerebek rumah sang menteri di lingkungan Silwan di Yerusalem dan membawanya ke tahanan.

"Al-Hadami ditangkap atas dugaan kegiatan Palestina di Yerusalem," kata juru bicara polisi Israel, Micky Rosenfeld, seperti dikutip dari Times of Israel, Sabtu (4/4/2020).
Dia mengatakan polisi menggeledah rumah Al-Hadami dan menyita dokumen serta sejumlah besar uang.

Kantor Al-Hadami mengonfirmasi bahwa petugas polisi Israel merampas uang 10.000 shekel (USD2.750). Kantor itu mengedarkan rekaman kamera pengintai yang memperlihatkan beberapa petugas polisi rezim Zionis menyerbu rumah sang menteri, menggeledah barang-barangnya dengan anjing sambil menghancurkan jendelanya.

Selain itu, Perdana Menteri Otoritas Palestina Mohammed Shtayyeh mengonfirmasi penangkapan tersebut dan mencatat bahwa Al-Hadami dibawa ke pusat interogasi Israel terdekat.

Dia menyerukan pembebasan Al-Hadami sesegera mungkin dan juga mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengutuk penangkapan Al-Hadami. "Karena itu merupakan pelanggaran protokol organisasi dalam menghadapi pandemi virus corona COVID-19," tulis kantor berita Wafa, mengutip pernyataan Shtayyeh.

"Israel menargetkan mereka yang bekerja untuk Yerusalem, bahkan pada saat-saat kritis seperti kita berupaya menyelamatkan nyawa rakyat kita dari COVID-19. Pagi ini, pasukan penjajah menangkap Menteri Urusan Yerusalem, Fadi Al-Hadami, setelah menyerbu rumahnya. Kami menuntut pembebasannya segera," bunyi pernyataan perdana menteri tersebut.

Para pejabat Palestina mengatakan Al-Hadami bekerja untuk membantu warga sebagai bagian dari respons pemerintah terhadap pandemi COVID-19. Dia telah ditangkap empat kali sejak mulai menjabat pada April 2019, alasan penangkapan sebelumnya pada November masih belum jelas.

Sementara itu, kendaraan militer Israel menyerbu kota Yaabad, barat daya Jenin, di mana tentara menahan empat warga Palestina, termasuk tiga remaja.
(don)
Berita Terkait
Netanyahu Anggap New...
Netanyahu Anggap New York Times Rusak Pemerintahan Israel Mendatang
Gantz Ancam Gulingkan...
Gantz Ancam Gulingkan Perdana Menteri Israel Netanyahu
Netanyahu Tak Akan Biarkan...
Netanyahu Tak Akan Biarkan Pembentukan Negara Palestina Berdaulat Penuh
Netanyahu Sebut Aneksasi...
Netanyahu Sebut Aneksasi Tepi Barat Sebagai Peluang Bersejarah
Netanyahu: Pemerintah...
Netanyahu: Pemerintah Israel Dikendalikan Dewan Syura Ikhwanul Muslimin
Netanyahu: Saya Tak...
Netanyahu: Saya Tak Akan Lewatkan Peluang Caplok Tepi Barat
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
42 menit yang lalu
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
1 jam yang lalu
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
8 jam yang lalu
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
9 jam yang lalu
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
9 jam yang lalu
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
9 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved