Indonesia Gagas Resolusi Solidaritas Global Atasi Covid-19

Jum'at, 03 April 2020 - 18:44 WIB
Indonesia Gagas Resolusi...
Majelis Umum PBB dilaporkan telah meloloskan resolusi Global Solidarity to Fight COVID-19. Foto/Istimewa
A A A
Majelis Umum PBB dilaporkan telah meloloskan resolusi “Global Solidarity to Fight COVID-19”. Resolusi yang disepakati secara aklamasi ini digagas oleh Indonesia bersama Ghana, Liechtenstein, Norwegia, Singapura, dan Swiss.

Resolusi ini adalah produk pertama yang dihasilkan oleh PBB terkait Covid 19 sejak diumumkannya status pandemik global oleh WHO pada tanggal 11 Maret 2020. Resolusi ini menekankan pesan politis tentang pentingnya persatuan, solidaritas dan kerja sama internasional dalam upaya mitigasi pandemi global Covid-19.

“Di situasi prihatin seperti ini sangat diperlukan kesatuan, solidaritas dan kerja sama internasional untuk dapat merespons Covid-19 secara tepat dan kolektif,” tegas Menteri Luar Negeri Indonesi, Retno Marsudi.

Retno, seperti dikutip dari siaran pers Perwakilan Tetap Indonesia (PTRI) di PBB, menegaskan tidak ada satu negara yang imun terhadap virus yang telah menjadi pandemik dan sebabkan tingginya angka kematian di banyak negara.

Resolusi ini menyampaikan pesan kepada dunia internasional bahwa PBB sebagai organisasi universal memiliki peran sentral untuk mengoordinasikan respon global. PBB juga harus dapat memberikan harapan kepada komunitas internasional bahwa dengan kerja sama, solidaritas, serta kebijakan yang tepat, setiap negara dapat mengatasi krisis ini.

Peran PBB tercemin dalam resolusi, seperti meminta kerja sama negara-negara untuk menahan laju penyebaran virus, mitigasi dampak melalui pertukaran informasi, kerja sama pengetahuan para ilmuwan, serta praktik baik dari tiap negara.

Resolusi juga menegaskan peran sentral Organiassi Kesehatan Dunia (WHO) di garda depan koordinasi dengan semua elemen masyarakat internasional. Secara khusus Resolusi juga memberikan apresiasi kepada seluruh pekerja di bidang kesehatan, profesi medis, dan para peneliti yang terus bekerja di bawah kondisi yang sangat sulit.

"Sebanyak 188 negara anggota menjadi co-sponsor resolusi, suatu jumlah yang signifikan dan pertama kali dalam sejarah PBB," ucap Duta Besar Indonesia di PBB, Dian Triansyah Djani.

Hal ini, jelas pria yang kerap disapa Trian itu, menunjukan bahwa meskipun dalam situasi pandemik, diplomasi Indonesia di PBB masih tetap berjalan dan PBB tetap melakukan tugas/mandatnya.

Trian juga menekankan bahwa resolusi ini telah disepakati secara virtual dan tanpa dilakukan pertemuan secara fisik, sebagai akibat dari kebijakan lockdown oleh Gubernur Negara Bagian New York.
(don)
Berita Terkait
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Anak-anak di Sejumlah...
Anak-anak di Sejumlah Daerah Sumbangkan Tabungan untuk APD Tenaga Medis
Tenaga Medis Berguguran,...
Tenaga Medis Berguguran, Pasien Corona Malah Pulang Kampung
Bermutasi, Inggris Percaya...
Bermutasi, Inggris Percaya Virus Corona Baru adalah Virus Buatan
Peneliti Rusia Ciptakan...
Peneliti Rusia Ciptakan Robot Pembersih Virus Corona
Cara Membersihkan Ponsel...
Cara Membersihkan Ponsel dari Paparan Virus Corona
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
59 menit yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
1 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
2 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
2 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
5 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved