Turnamen Tenis Wimbledon 2020 Batal, Ini Alasan Panitia

Jum'at, 03 April 2020 - 11:02 WIB
Turnamen Tenis Wimbledon...
Sebelumnya, panitia Wimbledon memiliki opsi menggelar kompetisi tanpa penonton atau menunda turnamen mengingat pembatalan Olimpiade sudah diputuskan. Foto/EPA EFE
A A A
Penyelenggara Turnamen Tenis Grand Slam Wimbledon memutuskan tak menggelar ajang bergengsi tersebut tahun ini menyusul pandemi Covid-19 yang tengah merebak luas di Inggris dan seluruh dunia.

Wimbledon 2020 sedianya direncanakan berlangsung pada 29 Juni-12 Juli mendatang. Namun, persebaran virus corona yang semakin ganas di daratan Inggris memaksa para petenis dunia harus bersabar untuk kembali menunjukkan permainannya di Grand Slam lapangan rumput itu setidaknya untuk satu tahun ke depan atau 28 Juni hingga 11 Juli 2021.

Ini menjadi pilihan terbaik bagi kesehatan dan keselamatan penonton dari seluruh penjuru dunia, petenis, tamu, staf, relawan, partner, kontraktor, serta warga Inggris.

“Wimbledon edisi ke-134 akan digelar tahun depan. Hal yang paling kami pikirkan adalah kesehatan dan keamanan semua pihak yang terlibat di Wimbledon serta tanggung jawab kami terhadap usaha semua orang untuk melalui tantangan global yang menghadang. Tidak mungkin kejuaraan tetap berlangsung sesuai jadwal mengingat betapa seriusnya pandemi ini," tulis keterangan panitia Wimbledon melalui website resmi mereka.

Sebelumnya, panitia Wimbledon memiliki opsi menggelar kompetisi tanpa penonton atau menunda turnamen mengingat pembatalan Olimpiade sudah diputuskan.

Namun, mereka memutuskan menolak dua pilihan tersebut. Dengan begitu, ini menjadi pertama kali sejak Perang Dunia II Turnamen Wimbledon batal digelar.

Namun, Wimbledon bukan satu-satunya turnamen tenis bergengsi yang dibatalkan karena dampak dari merebaknya Covid-19.

Panitia Prancis Terbuka sebelumnya sudah memundurkan jadwal dari Mei ke September. Sementara Amerika Serikat Terbuka masih berlangsung sesuai jadwal, yakni dimulai pada 24 Agustus.

Tapi, keduanya bisa saja mengikuti jejak Wimbledon. Pasalnya, negara itu juga sedang dilanda wabah virus korona sangat besar.

Selain Grand Slam, kompetisi tenis lain yang terpengaruh pandemi Covid-19 adalah Indian Wells Masters, Miami Terbuka, Monte Carlo Masters, Madrid Terbuka, dan Italia Terbuka terpaksa ditangguhkan.

Piala Davis juga kemungkinan dibatalkan. Wimbledon pun kini mengikuti karena virus corona juga menyebar luas di Inggris.

Bahkan, putra Ratu Elizabeth dan pewaris takhta Kerajaan Inggris Pangeran Charles dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Sementara itu, petenis berkebangsaan Inggris Andy Murray mengekspresikan kesedihannya setelah Wimbledon dibatalkan.

Peraih tiga gelar Grand Slam ini tetap mendukung keputusan itu karena kesehatan dan keamanan harus menjadi prioritas di tengah-tengah krisis akibat Covid-19.

Petenis yang pernah menjuarai Wimbledon sebanyak dua kali ini sempat berharap bisa kembali berkompetisi di Miami, bulan lalu.

Namun, comeback-nya dari cedera punggungnya harus gagal karena turnamen dibatalkan akibat virus corona.

Mantan petenis nomor satu dunia ini secara otomatis kecewa tidak akan bisa bermain di Queen’s Club dan Wimbledon musim ini. Namun, dia memahami pihak penyelenggara tidak memiliki alternatif lain.

“Sangat sedih turnamen di Queen’s Club dan Wimbledon dibatalkan musim ini. Tapi, dengan semua yang tengah terjadi di dunia saat ini, kesehatan setiap orang pastinya adalah hal yang paling penting. Saya sudah menantikan untuk kembali ke grass-court musim depan. Saya berharap semua orang tetap aman dan sehat," ucap Murray.

Selain itu, petenis asal Swiss Roger Federer merasa sedih Wimbledon dibatalkan untuk pertama kali sejak Perang Dunia II karena pandemi Covid-19 yang terus menghantui Inggris.

Pengoleksi 20 gelar Grand Slam ini pun langsung bereaksi dengan hanya satu kata, melalui akun Twitter menuliskan “Terpukul”.
(boy)
Berita Terkait
Joging, Tubuh Indah...
Joging, Tubuh Indah Kinsey Wolanski Jadi Sasaran Paparazi
MotoGP Jerman, Belanda...
MotoGP Jerman, Belanda dan Finlandia Resmi Dibatalkan
Pensiun Lebih Cepat,...
Pensiun Lebih Cepat, Matthias Boe: Saya Tidak Sekuat Macan Kumbang
Wajib Militer, Ini Deretan...
Wajib Militer, Ini Deretan Pesepak Bola yang Pernah Menjalani
UMKM Fesyen Sport Bandung...
UMKM Fesyen Sport Bandung Bidik Pasar Internasional
Mike Tyson Sebut Rasa...
Mike Tyson Sebut Rasa Gugup, Takut, dan Kematian Bagian Kehidupan
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
2 jam yang lalu
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
2 jam yang lalu
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
2 jam yang lalu
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
2 jam yang lalu
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
3 jam yang lalu
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved