Sebelum Ditembak Sniper, Razan Mengaku Dilindungi Rompi Medis

Senin, 04 Juni 2018 - 10:53 WIB
Sebelum Ditembak Sniper,...
Sabreen al-Najjar, ibu dari Razan al-Najjar menunjukkan rompi medis putrinya yang dikenakan saat bertugas di Gaza. Foto: Istimewa
A A A
Razan al-Najjar, perawat Palestina yang ditembak mati sniper militer Israel di perbatasan Gaza, pernah mengaku tidak takut membantu para demonstran Palestina di Jalur Gaza karena dilindungi oleh rompi medisnya.

Hal itu diungkapkan oleh Sabreen al-Najjar, ibu dari Raza saat menunjukkan rompi medis dan ID card putrinya. Sabreen sampaikan curahan hatinya kepada masyarakat dunia bahwa putrinya memang diincar pasukan Zionis karena dianggap mendukung "teroris" dalam demo Great March of Return.

"Saya menginginkan keadilan bagi Razan," kata Sabreen sambil menarik gumpalan kain kasa medis dari saku rompi putrinya.

"Ini senjatanya! Saya ingin dunia tahu ini adalah senjata Razan al-Najjar, dan apakah ini identitas seorang teroris?," tanya Sabreen sambil mengangkat ID card putrinya yang dikenakannya pada saat kematiannya.

Relawan medis berusia 21 tahun itu ditembak mati sniper pasukan Israel pada hari Jumat. Dia ditembak di bagian dada—laporan lain menyebut di bagian jantung—saat memberikan pertolongan pertama pada seorang demonstran Palestina yang terkena hantaman tabung gas air mata. Razan sudah memberi aba-aba dengan mengangkat tangan.

Bagi Sabreen, Razan adalah seorang putri tercinta. Kematiannya perawat yang dijuluki "malaikat pelindung" ini membuat ribuan warga Palestina berduka. Jalan-jalan dan tiang lampu di sekitar kampungynya di Khan Younis sekarang dihiasi dengan gambar Razan yang tersenyum cantik.

Sabreen mengatakan bahwa Razan telah menjadi sukarelawan sejak awal protes massal Great March of Return Maret lalu. Dia bekerja tanpa bayaran.

"Saya takut akan dirinya, tetapi Razan mengatakan kepada kami bahwa dia tidak takut, dia merasa berkewajiban membantu dan jelas mengenakan rompi medis," kata Sabreen, seperti dikutip CNN, Senin (4/6/2018).

"(Razan) mungkin kecil, tapi dia kuat, dan satu-satunya senjatanya adalah rompi medisnya," lanjut Sabreen.

Ayah Razan, Ashraf al-Najjran, duduk di samping istrinya dalam keadaan berduka. Dia beberapa kali mengangguk atas berbagai komentar istrinya.

Sabreen menuturkan kata-kata putrinya yang tak bisa dia lupakan. "Saya dilindungi oleh rompi saya," kata Sabreen menirukan ucapan Razan. "Tuhan bersama saya, saya tidak takut," lanjut ucapan Razan yang masih diingat ibunya.

Razan al-Najjran adalah pekerja medis kedua yang dibunuh pasukan Israel. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sudah 119 warga Palestina tewas ditembak selama protes massal berlangsung. Lebih dari 200 orang lainnya terluka.

Sementara itu, militer Israel mengaku sedang menyelidiki insiden yang menewaskan Razan. IDF atau Pasukan Pertahanan Israel tetap menyangkal menargetkan pekerja medis. "IDF terus bekerja untuk menarik pelajaran operasional dan mengurangi jumlah korban di wilayah pagar keamanan Jalur Gaza," bunyi pernyataan militer negara Yahudi tersebut.
(agn)
Berita Terkait
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, Ribuan Peserta Padati Masjid Agung Al Azhar
Bersama Muslim Malang...
Bersama Muslim Malang Raya, Umat Muslim Gelar Aksi Solidaritas untuk Al-Quds dan Palestina
Khataman Al-Qur’an...
Khataman Al-Qur’an Hiasi Aksi Bela Palestina di Depan Kedubes AS
Surat Yasin Ayat 26-27:...
Surat Yasin Ayat 26-27: Pesan Damai Habib al-Najjar saat Dirajam
Hari Internasional Solidaritas...
Hari Internasional Solidaritas untuk Palestina, Zuhair Al Shun: Terima Kasih Indonesia
Kunjungi Indonesia dan...
Kunjungi Indonesia dan Komitmen Syekh Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb Bela Palestina
Berita Terkini
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
27 menit yang lalu
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
43 menit yang lalu
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
2 jam yang lalu
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
3 jam yang lalu
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
3 jam yang lalu
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved