KPU Sejumlah Wilayah Kompak Kembalikan Dana Hibah Pemerintah Daerah

Rabu, 08 April 2020 - 07:34 WIB
KPU Sejumlah Wilayah...
Komisi Pemilihan Umum (KPU) di sejumlah daerah yang akan menggelar Pilkada, kompak akan segera mengembalikan dana hibah kepada pemerintah daerah masing-masing wilayah. Ilustrasi/Istimewa
A A A
Komisi Pemilihan Umum (KPU) di sejumlah daerah yang akan menggelar Pilkada, kompak akan segera mengembalikan dana hibah kepada pemerintah daerah masing-masing wilayah.

Pengembalian dana hibah daerah itu sendiri merupakan instruksi KPU RI melalui Surat Edaran nomor: 353/KU.04.13-SD/02/SJ/IV/2020 tentang Cut Off penggunaan dana hibah pemilihan kepala daerah serentak 2020.

Selain pengembalian dana hibah pemerintah daerah, KPU RI Juga meminta agar KPU provinsi dan kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, tidak lagi menggunakan anggaran yang bersumber dari hibah Pemda, sejak diberlakukannya penundaan tahapan pelaksanaan Pilkada di Bulan Maret.

Ketua KPU Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin, mengaku
di rekening KPU Kepulauan Selayar masih ada anggaran sisa sekira Rp7 miliar lebih, yang akan segera dikembalikan ke Pemda setempat sesuai dengan surat edaran KPU RI.

"Dari 22 miliar, kami baru menerima 40 persen, kira-kira Rp8 miliar di tahap pertama. Namun yang sudah dipakai itu, kira-kira Rp1 miliar. Jumlah itu sudah total dari seluruh kegiatan kita sebelum tahapan ditunda," jelas Nandar melalui sambungan telepon, Selasa (07/04/2020) kemarin.

Ia mengatakan menunggu instruksi dari Mendagri dan terbitnya Perppu untuk pengembalian tersebut. "Jadi kami masih simpan dulu di rekening. Begitu ada instruksinya, akan kami kembalikan anggarannya," ujarnya.

Senada, Ketua KPU Bulukumba, Kaharuddin juga menuturkan hal yang sama. Dia menegaskan, siap mengikuti instruksi surat edaran yang diterbitkan KPU RI.

KPU Bulukumba sendiri menerima dana hibah Pilkada 2020 sebesar Rp27, 5 miliar. Di tahap pertama, mereka telah menerima 40 persen anggaran dari NPHD yang disepakati dengan Pemda setempat.

"Kalau 40 persen itu kira-kira sebanyak Rp10,5 miliar rupiah. Yang terpakai kurang dari Rp1 miliar, sehingga masih ada Rp9 miliar lebih," urai Kaharuddin.

KPU Pangkep juga masih menyisakan Rp9 miliar anggaran di rekeningnya. Jumlah ini ialah hasil hitungan yang dilakukan oleh pihak mereka.

"Total dana NPHD sebesar Rp25 M, total dana yang telah diterima KPU sebesar 40,60 persen atau Rp10,150 miliar. Sementara total dana yang digunakan sebesar Rp900 kita," urai Ketua KPU Pangkep, Burhan.

Dia melanjutkan, pihaknya juga masih menunggu arahan terbaru Mendagri melalui Perppunya. Sembari menahan kegiatan yang konsekuensinya harus mengeluarkan anggaran.

Adapun KPU Kota Makassar belum memberikan tanggapan terkait hal ini. Salah satu komisioner Endang Sari tak mengetahui perihal keuangan KPU Kota Makassar.

"Saya kurang tahu kalau soal itu. Mungkin lebih baik ke pak ketua (Farid Wadji). Karena beliau yang lebih paham," imbuhnya.

Hanya saja, Ketua KPU Kota Makassar, Farid Wadji tak memberi respon. Hingga berita ini ditulis, Farid tak menjawab panggilan telepon yang dilakukan oleh SINDOnews.
(sss)
Berita Terkait
Senator DPD RI Dorong...
Senator DPD RI Dorong BUMN dan Swasta Kolaborasi Atasi Masalah Pendidikan di Daerah
KPU Pangkep Dapat Hibah...
KPU Pangkep Dapat Hibah Rp166 Juta dari Pemerintah
Diduga Korupsi 14 Miliar,...
Diduga Korupsi 14 Miliar, Kantor PDAM Sumut Digeledah
KPK Tahan 4 Tersangka...
KPK Tahan 4 Tersangka Suap Dana Hibah Jawa Timur
Pelaksanaan Dana Hibah...
Pelaksanaan Dana Hibah BNPB oleh Daerah Dinilai Belum Maksimal
Dana Hibah Parekraf
Dana Hibah Parekraf
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
6 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
6 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
9 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
9 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
9 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
10 jam yang lalu
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved