Februari, Pasar Sentral Sungguminasa Mulai Beroperasi
Senin, 15 Januari 2018 - 20:13 WIB
Aktifitas pedagang di Pasar Pabaeng-baeng, Makassar. Foto: Maman Sukirman/SINDOnews
A
A
A
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdastri) Kabupaten Gowa, akan mulai mengoperasionalkan Pasat Sentral Sungguminasa pada Februari mendatang.
"Jika tidak ada halangan, dan sesuai rencana seluruh pedagang pasar sentral sungguminasa yang telah terdata pada Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kabupaten Gowa, sudah dapat berjualan pada bulan Februari 2018 nanti," ungkap Kadis Perdastri Gowa Andi Sura Suaib.
Pasar sentral Sungguminasa, merupakan salah satu pasar tardisional tertua yang ada di Kabupaten Gowa. Namun, pasar ini mengalami renovasi pasca terbakar dua tahun lalu.
Pasar yang terletak di Jalan KH Wahid Hasyim Sungguminasa itu dibangun atas dukungan anggaran dari Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI senilai Rp10 miliar lebih dengan jumlah lods dan kios yang dibangun sebanyak 834 unit
Menurut Andi Sura, Disperdastri telah membagikan kios dan lods kepada para pedagang beberapa waktu lalu. Dari 834 kios dan lods yang ada di dalam pasar, telah dibagikan kepada para pedagang sesuai data yang berjumlah kurang lebih 720 orang.
Masing-masing lanjutnya, terdiri dari 677 lods, dan 43 kios. Dan sisanya yang berjumlah 114 kios/los yang belum ditempati, rencananya akan dibagikan oleh disperdastri kepada para Pedagang kaki lima yang telah lama berjualan di sekitar pasar sentral sungguminasa dengan jumlah sekitar 80 orang.
"Tentunya kita verifikasi dulu dengan mencocokan datanya, tapi kami utamakan pedagang yang memang telah lama berjuapan disekitar pasar," jelas Andi Sura.
"Jika tidak ada halangan, dan sesuai rencana seluruh pedagang pasar sentral sungguminasa yang telah terdata pada Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kabupaten Gowa, sudah dapat berjualan pada bulan Februari 2018 nanti," ungkap Kadis Perdastri Gowa Andi Sura Suaib.
Pasar sentral Sungguminasa, merupakan salah satu pasar tardisional tertua yang ada di Kabupaten Gowa. Namun, pasar ini mengalami renovasi pasca terbakar dua tahun lalu.
Pasar yang terletak di Jalan KH Wahid Hasyim Sungguminasa itu dibangun atas dukungan anggaran dari Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI senilai Rp10 miliar lebih dengan jumlah lods dan kios yang dibangun sebanyak 834 unit
Menurut Andi Sura, Disperdastri telah membagikan kios dan lods kepada para pedagang beberapa waktu lalu. Dari 834 kios dan lods yang ada di dalam pasar, telah dibagikan kepada para pedagang sesuai data yang berjumlah kurang lebih 720 orang.
Masing-masing lanjutnya, terdiri dari 677 lods, dan 43 kios. Dan sisanya yang berjumlah 114 kios/los yang belum ditempati, rencananya akan dibagikan oleh disperdastri kepada para Pedagang kaki lima yang telah lama berjualan di sekitar pasar sentral sungguminasa dengan jumlah sekitar 80 orang.
"Tentunya kita verifikasi dulu dengan mencocokan datanya, tapi kami utamakan pedagang yang memang telah lama berjuapan disekitar pasar," jelas Andi Sura.
(agn)