Darije Kalezic Ungkap Alasan Kekalahan 1-2 dari Semen Padang
Selasa, 24 September 2019 - 00:05 WIB
Pemain PSM Makassar, Firza Andika berusaha mempertahankan bola dari pemain Semen Padang. Foto: Liga Indonesia
A
A
A
PSM Makassar gagal meraih hasil positif dalam lawatannya ke markas Semen Padang, Senin (23/9/2019) sore dalam lanjutan Liga 1 2019. Anak asuh Darije Kalezic itu menyerah dengan skor 1-2.
Dalam sesi jumpa pers usai laga, Darije mengungkapkan, bahwa penyebab kekalahan anak asuhnya disebabkan oleh cedera yang menimpa dua kipernya. Yakni, Rivky Mokodompit dan Hery Prasetyo.
"Kami sudah memprediksi bahwa pertandingan ini akan menjadi suit, ditambah kami kehilangan dua kiper. 100 persen kami menang kalau Rivky tidak keluar. Tapi inilah sepak bola," kata Darije Kalezic dikutip dari laman Liga 1 2019.
Pernyataan itu menurut Darije bukan tanpa alasan. Buktinya kata dia, pada babak pertama PSM Makassar menguasi pertandingan. Namun, saat Rifky Mokodompit ditarik keluar karena cedera, permainan tim menurun.
"Saya kira Semen Padang tidak masuk ke kotak penalti kami di babak pertama. Satu kali mereka masuk, mereka mencederai kiper kami. Dan setelah itu mereka memimpin 1-0. Cedera ini mempengaruhi pemain lain, khususnya di babak kedua," sambung Kalezic.
Begitu pun di babak kedua. Saat permainan ada di pihak PSM Makassar, justeru kiper pengganti Rivky, Hery yang ditarik keluar karena cedera. Keluarnya Hery yang kemudian digantikan Zulham Zamrun, kata Darije lantas memperburuk kondisi tim.
"Babak kedua kami kembali mengontrol permainan dan saya rasa kami layak menyamakan skor 1-1. Pada saat semua orang berpikir bahwa kita akan mencetak gol kedua, ada insiden bahwa kiper kita harus ditarik keluar lagi, pada saat itu kita tidak punya pengganti lagi dan kami harus main dengan 10 pemain," sesal Kalezic.
Dalam sesi jumpa pers usai laga, Darije mengungkapkan, bahwa penyebab kekalahan anak asuhnya disebabkan oleh cedera yang menimpa dua kipernya. Yakni, Rivky Mokodompit dan Hery Prasetyo.
"Kami sudah memprediksi bahwa pertandingan ini akan menjadi suit, ditambah kami kehilangan dua kiper. 100 persen kami menang kalau Rivky tidak keluar. Tapi inilah sepak bola," kata Darije Kalezic dikutip dari laman Liga 1 2019.
Pernyataan itu menurut Darije bukan tanpa alasan. Buktinya kata dia, pada babak pertama PSM Makassar menguasi pertandingan. Namun, saat Rifky Mokodompit ditarik keluar karena cedera, permainan tim menurun.
"Saya kira Semen Padang tidak masuk ke kotak penalti kami di babak pertama. Satu kali mereka masuk, mereka mencederai kiper kami. Dan setelah itu mereka memimpin 1-0. Cedera ini mempengaruhi pemain lain, khususnya di babak kedua," sambung Kalezic.
Begitu pun di babak kedua. Saat permainan ada di pihak PSM Makassar, justeru kiper pengganti Rivky, Hery yang ditarik keluar karena cedera. Keluarnya Hery yang kemudian digantikan Zulham Zamrun, kata Darije lantas memperburuk kondisi tim.
"Babak kedua kami kembali mengontrol permainan dan saya rasa kami layak menyamakan skor 1-1. Pada saat semua orang berpikir bahwa kita akan mencetak gol kedua, ada insiden bahwa kiper kita harus ditarik keluar lagi, pada saat itu kita tidak punya pengganti lagi dan kami harus main dengan 10 pemain," sesal Kalezic.
(man)