Penggunaan Pemain Senior di Liga 3 Sulsel Ditiadakan
Rabu, 08 Mei 2019 - 13:14 WIB
Asprov PSSI Sulsel akan segera menggelar Liga 3 Sulsel. Namun untuk musim ini tidak boleh lagi menggunakan pemain senior. Foto: Ilustrasi
A
A
A
Operator Liga 3 Sulsel, Achmadi Djafri mengatakan bahwa kompetisi sepak bola amatir kasta ketiga Tanah Air bakal segera digelar. Jika tak mengalami perubahan direncanakan akan kick off sebulan setelah Ramadhan.
“Kami sudah dapat pemberitahuan kepada PSSI bahwa Liga 3 akan digelar mulai Juli sampai Oktober. Ini berlaku untuk zona regional artinya antara kabupaten dan kota,” ungkapnya saat dihubungi Sindonews Makassar pada Rabu (8/5/2019).
Hanya saja, pada gelaran Liga 3 tahun ini, ada sejumlah perubahan yang ditetapkan oleh PSSI. Dimana induk sepak bola di tanah air itu membuat aturan ketat perihal usia pemain setiap tim peserta.
Pada surat edaran PSSI nomor 01/IV/2019 tentang ketentuan umum Liga 3 2019 menyebutkan bahwa usia pemain yang boleh berkompetisi adalah kelahiran 1 Januari 1997 hingga 1 Januari 2001. Ditambah tanpa menggunakan jasa pemain senior.
“Jadi hanya pemain di bawah usia 23 tahun yang bisa bermain. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, setiap tim bisa menggunakan pemain senior sebanyak tiga orang,” ungkap Achmadi.
Olehnya itu, Achmadi mengaku pihaknya akan lebih ketat memeriksa secara detail usia para pemain setiap tim peserta Liga 3 Sulsel. Jangan sampai ada yang melanggar dan diuntungkan karena hal ini.
Sebelum Liga 3 Sulsel digulirkan, PSSI Sulsel terlebih dahulu akan menggelar workshop dan mengundang setiap tim peserta untuk hadir. Dalam agenda ini akan dibahas soal regulasi dan aturan, termasuk pelarangan penggunaan pemain senior.
“Rencananya kami akan gelar workshop usai Idul Fitri. Karena saat itu banyak waktu luang untuk para pengurus PSSI kabupaten dan kota, sekaligus silaturahim,” tuturnya.
“Kami sudah dapat pemberitahuan kepada PSSI bahwa Liga 3 akan digelar mulai Juli sampai Oktober. Ini berlaku untuk zona regional artinya antara kabupaten dan kota,” ungkapnya saat dihubungi Sindonews Makassar pada Rabu (8/5/2019).
Hanya saja, pada gelaran Liga 3 tahun ini, ada sejumlah perubahan yang ditetapkan oleh PSSI. Dimana induk sepak bola di tanah air itu membuat aturan ketat perihal usia pemain setiap tim peserta.
Pada surat edaran PSSI nomor 01/IV/2019 tentang ketentuan umum Liga 3 2019 menyebutkan bahwa usia pemain yang boleh berkompetisi adalah kelahiran 1 Januari 1997 hingga 1 Januari 2001. Ditambah tanpa menggunakan jasa pemain senior.
“Jadi hanya pemain di bawah usia 23 tahun yang bisa bermain. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, setiap tim bisa menggunakan pemain senior sebanyak tiga orang,” ungkap Achmadi.
Olehnya itu, Achmadi mengaku pihaknya akan lebih ketat memeriksa secara detail usia para pemain setiap tim peserta Liga 3 Sulsel. Jangan sampai ada yang melanggar dan diuntungkan karena hal ini.
Sebelum Liga 3 Sulsel digulirkan, PSSI Sulsel terlebih dahulu akan menggelar workshop dan mengundang setiap tim peserta untuk hadir. Dalam agenda ini akan dibahas soal regulasi dan aturan, termasuk pelarangan penggunaan pemain senior.
“Rencananya kami akan gelar workshop usai Idul Fitri. Karena saat itu banyak waktu luang untuk para pengurus PSSI kabupaten dan kota, sekaligus silaturahim,” tuturnya.
(agn)