Sekolahnya Dilempar Petasan, Siswa SMK 10 Tawuran di Andi Djemma
Selasa, 12 Desember 2017 - 12:50 WIB
GERBANG SMK 10. Ratusan pelajar dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbeda terlibat tawuran di Jalan Andi Jemma, Selasa (12/12) pagi. Foto: Mustafa Layong/SINDOnews
A
A
A
Ratusan pelajar dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbeda terlibat tawuran di Jalan Andi Djemma, Selasa (12/12) pagi.
Sekitar pukul 10.00 Wita, sejumlah pelajar yang diduga berasal dari SMK 3 Makassar melempar petasan ke dalam area SMK 10 Makassar (dulu SMK 1 Sulsel).
Terpancing emosi puluhan pelajar SMK 10 Makassar, keluar area sekolahnya dan mengejar kelompok penyerang tersebut. Kedua kelompok pun berhadapan di Jalan Andi Jemma.
Menurut saksi mata yang enggan disebut namanya, mengatakan, kejadian itu berlangsung cepat, sekitar 10 menit. Kedua kelompok bahkan terlihat saling lempar batu dan petasan hingga mengganggu pengguna jalan.
Aksi itu bubar setelah aparat kepolisian tiba melerai. "Banyak tadi warga yang ikut menyerang juga. Saling lempar batu sampai di Jalan Andi Djemma," ujar saksi mata.
Sementara Wakil Kepala Sekolah SMK 10 Makassar Abu Camo membenarkan insiden saling serang itu. Katanya puluhan muridnya terpancing keluar sekolah setelah sekelompok pelajar dari sekolah lain melemparkan mercon.
"Ada yang lempar merecon, banyak kali sehingga anak-anak terpancing. Kalau begitu susah diatasi sehingga mereka keluar semua," jelas Abu ditemui di SMK 10 Makassar.
Sekitar pukul 10.00 Wita, sejumlah pelajar yang diduga berasal dari SMK 3 Makassar melempar petasan ke dalam area SMK 10 Makassar (dulu SMK 1 Sulsel).
Terpancing emosi puluhan pelajar SMK 10 Makassar, keluar area sekolahnya dan mengejar kelompok penyerang tersebut. Kedua kelompok pun berhadapan di Jalan Andi Jemma.
Menurut saksi mata yang enggan disebut namanya, mengatakan, kejadian itu berlangsung cepat, sekitar 10 menit. Kedua kelompok bahkan terlihat saling lempar batu dan petasan hingga mengganggu pengguna jalan.
Aksi itu bubar setelah aparat kepolisian tiba melerai. "Banyak tadi warga yang ikut menyerang juga. Saling lempar batu sampai di Jalan Andi Djemma," ujar saksi mata.
Sementara Wakil Kepala Sekolah SMK 10 Makassar Abu Camo membenarkan insiden saling serang itu. Katanya puluhan muridnya terpancing keluar sekolah setelah sekelompok pelajar dari sekolah lain melemparkan mercon.
"Ada yang lempar merecon, banyak kali sehingga anak-anak terpancing. Kalau begitu susah diatasi sehingga mereka keluar semua," jelas Abu ditemui di SMK 10 Makassar.
(kem)