Pupuk Nasionalisme dengan Lomba Paskibra se-Jawa Timur
Senin, 18 Februari 2019 - 08:30 WIB
salah satu tim sedang menunjukkan kebolehannya dalam lomba Paskibra di kampus STIE Perbanas. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
Memupuk jiwa nasionalisme dapat dilakukan berbagai macam kegiatan. Salah satunya dengan kegiatan Lomba Passion (Paskibra STIE Perbanas Competition) pada Minggu, (17/2). Bertempat di Lapangan Kampus 2 Jalan Wonorejo Utara 16 Rungkut Surabaya, kompetisi ini diikuti 33 pleton, terdiri atas 16 pleton siswa SMP dan 17 pleton SMA se-Jawa Timur.
Ketua Pelaksana Passion 2019, Feby Fatimatus Zaro mengatakan lomba ini bertujuan untuk memberikan kesempatan untuk peserta agar mengembangkan kreativitas dalam konteks nasionalisme.
Selain itu, lomba saat ini lebih bebas dalam menuangkan ide-ide mereka di gerakan baris-berbaris. “Jadi, kreativitas mereka tidak dibatasi dengan unsur tertentu,” ujarnya.
Feby menjelaskan setiap pleton pasukan paskibra ini terdiri atas 15 anggota dan 1 orang komandan pleton (danton). Mereka menampilkan 2 jenis gerakan, pertama gerakan resmi baris berbaris dan kedua gerakan variasi. Setiap pleton diberikan durasi selama 10 menit untuk tampil.
”Gerakan variasi ini bisa menampilkan lagu-lagu daerah, tarian daerah, puisi, atau orasi seperti proklamasi,” imbuhnya.
Seperti SMA Negeri 3 Surabaya yang menampilkan tari khas Bali, yakni Tari Kecak. Menurut Abib Azhar Milzam Indratno salah satu anggota Pleton SMA tersebut, budaya Bali terkenal dengan budaya yang sangat ciamik yang berbau rasa pesatuan dan kesatuan Indonesia. Hal sulit dalam memadukan gerakan paskibra dan tariannya tersebut saat melakukan gerakan variasi.
”Susahnya kita waktu menampilkan di tengah saat menari, yakni satu orang saat menari bagi orang awan dan tidak terbiasa menari akan sulit,” papar Abib.
Dengan waktu latihan tiga minggu, pleton SMA Negeri 3 Surabaya sudah berhasil menarik perhatian audience melalui busana dan tariannya. Pihaknya pun berharap nama Paskibra SMA-nya bisa terangkat kembali dan dikenal di Paskibra di seluruh Indonesia. ”Termasuk mengenalkan budaya Bali itu sendiri,” pungkasnya.
Peserta lomba Passion 2019 ini akan memperebutkan sejumlah kejuaraan, di antaranya: Juara Umum SMA (piala bergilir Gubernur Jatim), Juara Umum SMP (Piala Dispora Jatim), Juara Juara Bina, Best PBB Variasi, Best Costum, Best Danton, Juara Favorit, dan Best Suporter.
Ketua Pelaksana Passion 2019, Feby Fatimatus Zaro mengatakan lomba ini bertujuan untuk memberikan kesempatan untuk peserta agar mengembangkan kreativitas dalam konteks nasionalisme.
Selain itu, lomba saat ini lebih bebas dalam menuangkan ide-ide mereka di gerakan baris-berbaris. “Jadi, kreativitas mereka tidak dibatasi dengan unsur tertentu,” ujarnya.
Feby menjelaskan setiap pleton pasukan paskibra ini terdiri atas 15 anggota dan 1 orang komandan pleton (danton). Mereka menampilkan 2 jenis gerakan, pertama gerakan resmi baris berbaris dan kedua gerakan variasi. Setiap pleton diberikan durasi selama 10 menit untuk tampil.
”Gerakan variasi ini bisa menampilkan lagu-lagu daerah, tarian daerah, puisi, atau orasi seperti proklamasi,” imbuhnya.
Seperti SMA Negeri 3 Surabaya yang menampilkan tari khas Bali, yakni Tari Kecak. Menurut Abib Azhar Milzam Indratno salah satu anggota Pleton SMA tersebut, budaya Bali terkenal dengan budaya yang sangat ciamik yang berbau rasa pesatuan dan kesatuan Indonesia. Hal sulit dalam memadukan gerakan paskibra dan tariannya tersebut saat melakukan gerakan variasi.
”Susahnya kita waktu menampilkan di tengah saat menari, yakni satu orang saat menari bagi orang awan dan tidak terbiasa menari akan sulit,” papar Abib.
Dengan waktu latihan tiga minggu, pleton SMA Negeri 3 Surabaya sudah berhasil menarik perhatian audience melalui busana dan tariannya. Pihaknya pun berharap nama Paskibra SMA-nya bisa terangkat kembali dan dikenal di Paskibra di seluruh Indonesia. ”Termasuk mengenalkan budaya Bali itu sendiri,” pungkasnya.
Peserta lomba Passion 2019 ini akan memperebutkan sejumlah kejuaraan, di antaranya: Juara Umum SMA (piala bergilir Gubernur Jatim), Juara Umum SMP (Piala Dispora Jatim), Juara Juara Bina, Best PBB Variasi, Best Costum, Best Danton, Juara Favorit, dan Best Suporter.
(msd)