Perang Kartel Narkoba di Meksiko, 9 Orang Ditembak Mati

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 07:24 WIB
Perang Kartel Narkoba...
Ilustrasi konfrontasi bersenjata. Foto/SINDOnews
A A A
Sedikitnya 9 orang ditembak mati di Meksiko Selatan dalam perang antargeng kartel narkoba terorganisir.

Bentrok mematikan itu terjadi ketika negara tersebut sedang bergulat dengan gelombang kekerasan yang melibatkan kartel narkoba.

Kantor Kejaksaan di negara bagian Guerrero mengatakan, jasad 9 orang ditemukan Rabu malam waktu setempat di desa terpencil Zitlala. Wilayah itu merupakan salah satu negara bagian termiskin dan paling terpukul oleh perang narkoba di masa lalu.

Menurut kantor tersebut yang dilansir Reuters, Jumat (25/10/2019), 9 orang yang ditembak mati diyakini terkait dengan Zenen Nava Sanchez, pemimpin Rojos, salah satu geng kriminal yang beroperasi di negara bagian Guerrero. Selongsong peluru dari senapan AK-47 dan AR-15 ditemukan di dekat para korban.

Konfrontasi bersenjata terjadi di jalan antara kota Zitlala dan komunitas Pochahuizco. Polisi negara bagian setempat mengatakan para korban adalah anggota cabang geng Rojo yang beroperasi di dekat Chilapa dan dipimpin oleh Zenen Nava Sánchez alias El Chaparro yang ditangkap pada 22 Agustus.

Geng Rojos telah bertempur dengan geng kriminal saingannya, Los Ardillos, untuk mengendalikan kota Zitlala selama lebih dari enam tahun. Kota Chilapa, hanya berjarak 20 menit, telah menjadi pusat konflik antara kedua kelompok penjahat.

Menurut data otoritas setempat, perang telah merenggut nyawa lebih dari 1.000 orang di daerah itu, dan menyebabkan lebih dari 300 orang hilang.

Bentrokan itu terjadi seminggu setelah insiden lain di Guerrero di mana tentara saling tembak dengan warga sipil bersenjata di luar Iguala, yang menewaskan seorang tentara dan 14 tersangka penjahat.

Dalam beberapa pekan terakhir, Meksiko terguncang oleh gelombang kekerasan terkait dengan kejahatan terorganisir.

Pekan lalu, penangkapan ceroboh terhadap salah satu putra raja kartel narkoba Sinaloa, Joaquin Guzman alias El Chapo memicu pengepungan selama berjam-jam di kota Culiacan, Sinaloa. Pasukan keamanan terlibat baku tembak dengan dengan para anggota Kartel Sinaloa. Putra El Chapo akhirnya dilepaskan dengan alasan pemerintah tidak ingin ada korban sipil tak bersalah berjatuhan.

Insiden kekerasan geng kriminal lain juga terjadi awal bulan ini di kota Tepochica di Guerrero, di mana 15 korbannya ditembak mati.
(nth)
Berita Terkait
Horor! Anak-anak SD...
Horor! Anak-anak SD Terjebak Baku Tembak Antarkartel, Berlindung di Bawah Meja
5 Kartel Narkoba Meksiko...
5 Kartel Narkoba Meksiko Paling Brutal
Daftar 6 Kartel Narkoba...
Daftar 6 Kartel Narkoba Paling Kejam di Dunia, dari Ladang Kokain Kolombia hingga Perang Berdarah di Meksiko
Lagi, 6 Mayat Digantung...
Lagi, 6 Mayat Digantung dalam Perang Brutal Kartel Narkoba
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Meksiko Tolak Rencana...
Meksiko Tolak Rencana Trump Gunakan Militer AS dalam Perang Melawan Kartel Narkoba
Berita Terkini
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
51 menit yang lalu
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
1 jam yang lalu
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
1 jam yang lalu
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
8 jam yang lalu
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
8 jam yang lalu
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
9 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved