Digadang Sebagai Pengganti Taser, Alat Spiderman Tengah Diuji Coba

Rabu, 18 September 2019 - 13:00 WIB
Digadang Sebagai Pengganti...
Polisi Tes Alat Spiderman sebagai Pengganti Taser. REUTERS
A A A
Alat mirip Spiderman yang menembakkan jerat yang dapat menahan tersangka tengah diujicoba oleh Kepolisian Amerika Serikat (AS).

Uji coba itu dilakukan karena alat setrum Taser menewaskan 49 orang pada tahun lalu. Alat baru yang disebut Bolawrap mampu menembakkan jerat mirip bola sepanjang 2,4 meter pada tersangka untuk menjerat kakinya dan mencegahnya lari. Alat itu berfungsi pada jarak 3-7,6 meter.

“Apakah itu Taser, semprotan merica, tongkat, ada celah yang dibuat oleh pengadilan yang mengharuskan level kekuatan lebih tinggi digunakan pada waktu yang tepat,” kata Tom Smith, presiden Wrap Industries yang memproduksi peralatan Bolawrap.

Dia menambahkan, “Alat ini sangat cocok untuk memberi para petugas pilihan lain yang dapat digunakan ebelum menggunakan kekuatan tingkat tinggi untuk menangani situasi sejak awal, dengan sangat aman,” ungkap Smith.

Smith yang mendirikan Taser International dan sekarang Axon Enterprises membuat Taser bersama saudaranya sebelum memilih keluar dan bergabung dengan Wrap Technologies. Dia mengaku melihat kesuksesan Taser sebagai bukti bahwa ada minat untuk peralatan yang tidak mematikan bagi penegak hukum.

Bolawrap memiliki ukuran lebih besar dibandingkan telepon seluler dan didesain untuk dapat dipasang di sabuk polisi. Serat sintetik yang dikeluarkan peralatan itu memiliki kecepatan sekitar 200 meter per detik. “Dan dengan kecepatan itu Anda tidak akan melihatnya,” tutur Smith.

Dia telah menunjukkan peralatan itu pada puluhan departemen kepolisian di AS serta di Australia dan Selandia Baru.

Data Reuters menunjukkan total ada 1.081 kematian di AS akibat penggunakan Taser oleh personil kepolisian. Semua korban tewas itu terjadi sejak Taser semakin banyak digunakan pada awal 2000, termasuk 49 orang tewas pada 2018.

Dalam banyak kasus, Taser digabungkan dengan alat lain, seperti tongkat tangan, semprotan merica dan borgol.

Di kota Bell, California, Los Angeles, Kepala Kepolisian Carlos Islas mengaku telah mencoba alat itu untuk dirinya sendiri. “Saya pribadi lari dan menggunakan peluang untuk menjerat diri saya sendiri. Alasan saya melakukannya adalah penting bagi saya memahami apa yang dirasakan orang yang terjerat alat ini. Bagi saya ini sangat sepele. Saya maksud tak ada rasa sakit,” tutur Islas.
(mif)
Berita Terkait
Reuni Pemain Spiderman...
Reuni Pemain Spiderman Akan Ada di Spiderman 3?
Kostum Spider-Man 2...
Kostum Spider-Man 2 dan 3 Tobey Maguire Dilelang, Harga Tembus Rp3,2 Miliar
Ini Total Biaya Bikin...
Ini Total Biaya Bikin Kostum Spider-Man, Seharga Rumah Mewah Lho!
Berdurasi 159 Menit,...
Berdurasi 159 Menit, No Way Home Jadi Film Terpanjang Spider-Man
Bukan Penjahat, Doc...
Bukan Penjahat, Doc Ock bakal Bantu Peter Parker di Spider-Man: No Way Home?
Menebak Anggota ke-6...
Menebak Anggota ke-6 Sinister Six di Spider-Man: No Way Home
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
4 jam yang lalu
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
4 jam yang lalu
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
5 jam yang lalu
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
5 jam yang lalu
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
6 jam yang lalu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
6 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved