Dampak Corona, PMI Sleman Kekurangan 25-40 Kantong Darah Per Hari

loading...
Dampak Corona, PMI Sleman Kekurangan 25-40 Kantong Darah Per Hari
Anggota Kodim 0732 Sleman saat mengikuti donor darah di kantor Kodim Sleman, Selasa (7/4/2020). FOTO/SINDOnews/PRIYO SETYAWAN
SLEMAN - Wabah virus corona jenis baru, Covid-19 berimbas pada persediaan kantong darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman. Data PMI Sleman, dari kebutuhan antara 50-70 kantong darah per hari, saat ini hanya bisa mengumpulkan 25-30 kantong darah atau kurang 25-40 kantor per hari.

Berbagai langkah dilakukan untuk memenuhi kekurangan stok darah. Di antaranya dengan menggandeng Pemkab Sleman dan instansi vertikal melakukan jemput bola donor darah massal. Seperti yang dilakukan di Kodim 0732 Sleman, Selasa (7/4/2020).

"Kami rata-rata membutuhkan 50-75 kantong darah per hari. Dengan kondisi seperti ini, maka harus jemput bola," kata Kepala Markas PMI Sleman Untung Purnomo soal kegiatan donor darah di Kodim Sleman,Selasa (7/4/2020).

Untung menjelaskan, saat ini sasarannya masih aparatur sipil negara (ASN) dan instansi vertikal yang adadi lingkungan Pemkab Sleman. Untuk menghindari kerumunan, PMI sudah menerapkan protokol keamanan keselamatan Covid-19 dengan memberikan jarak aman kepada pendonor."Selain itu, juga memberlakukan tempat terpisah untuk pengambilan darah dan pendaftaran," katanya.



Komandan Kodim (Dandim) 0732 Sleman, Letkol Inf Diantoro mengatakan, sebanyak 61 anggota Kodim Sleman mengikuti donor darah. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah diPMI Sleman, sebab partisipasi masyarakat sekarang menurun karena wabah Covid-19.

"Kegiatan donor darah ini dalam rangka kemanusiaan. Sehingga stok darah terpenuhi guna menjamin rasa aman kebutuhan darah di Sleman," katanya.
(amm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top