Selesaikan Masa Isolasi, TKI Kendal Ini Rela Tak Ketemu Anak Istri

Minggu, 05 April 2020 - 16:59 WIB
Selesaikan Masa Isolasi,...
Gubernur Ganjar Pranowo berbincang dengan TKI yang baru saja pulang dari Malaysia, warga Desa Jungsemi, Kabupaten Kendal, Minggu (5/4/2020). Foto Istimewa
A A A
Dua hari lalu, Sakur,35, dan Anas Muhidin,24 menginjakkan kakinya di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal. Setelah merantau menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, keduanya memutuskan pulang kampung karena pandemi corona.

Perjalanan panjang keduanya tempuh untuk tiba di rumah. Pergi meninggalkan Negeri Jiran sejak 31 Maret lalu, keduanya harus menjalani isolasi selama tiga hari di Batam untuk kemudian dinyatakan sehat dan diperbolehkan terbang ke Jogja.

"Setelah tiga hari disana, kami kemudian terbang ke Jogja dan baru tiba di rumah ini dua hari lalu. Langsung kami didata dan dicek kesehatannya. Setelah itu kami isolasi di rumah," kata Sakur saat ditemui di rumahnya, Minggu (5/4/2020).

Dalam perjalanan pulang itu, keduanya harus melewati beberapa kali pengecekan. Setibanya di rumah, Sakur yang memiliki anak balita tak dapat melepas kangen padanya.

Anaknya itu tinggal bersama ibunya di rumah belakang tempatnya melakukan isolasi. Meski dapat memandang dari kejauhan, namun ia sedih karena tidak bisa menggendongnya.

"Anak saya balita, sejak pulang dari Malaysia, saya dan Anas langsung isolasi mandiri di rumah. Belum berani bertemu keluarga. Rasanya pengen gendong anak," ucap Sakur lirih.

Rasa kangen bertemu keluarga terpaksa dikubur dalam-dalam. Keduanya sepakat, selama 14 hari tidak akan keluar rumah dan tidak berjumpa dengan keluarga.

"Kalau dikatakan kangen, ya kangen sekali. Tapi belum berani ketemu. Biar menjaga satu sama lain. Saya tidak tahu, apakah saya membawa virus corona itu atau tidak, yang penting menjaga agar anak dan keluarga tidak tertular," imbuh Sakur.

Sakur dan Anas berangkat ke Malaysia untuk mengadu nasib. Keduanya bekerja di bagian kelistrikan dan mendapat upah 70 Ringgit sehari.

"Alhamdulillah uangnya masih ada, jadi kalaupun harus isolasi selama dua minggu, masih punya tabungan," timpal Anas.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang touring ke desa-desa untuk mengecek tempat karantina menyempatkan waktu untuk menengok Sakur dan Anas. Dengan menjaga jarak dan mengenakan masker, Ganjar mengajak ngobrol dua warganya itu serta memberikan motivasi. Ganjar juga memberikan sembako kepada keduanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama karantina.

"Pokoknya kudu sabar, sampai 14 hari harus karantina di rumah. Kalau merasa batuk, pilek dan demam, segera telpon bidan desa untuk dilakukan tindakan," kata Ganjar.

Ganjar mendoakan agar keduanya sehat dan tidak terpapar covid-19. Meski begitu, ia tetap meminta agar Kepala Desa serta bidan desa selalu aktif melakukan pemantauan.

"Tidak hanya untuk mas Sakur dan mas Anas ini, nanti kalau ada warga lain yang mudik harus dikarantina selama 14 hari. Kita semua menjaga bersama, agar penyebaran virus ini tidak semakin meluas," imbuhnya.

Ganjar juga meminta masyarakat di sekitar untuk bergotong royong membantu saudara sekitar. Apabila ada salah satu warga yang terdampak, maka warga yang mampu harus mengulurkan bantuan.
(nun)
Berita Terkait
25 Tenaga Medis RSUD...
25 Tenaga Medis RSUD Blora Jalani Isolasi
Usai Dikarantina di...
Usai Dikarantina di Lanud Soewondo, 60 TKI dari Malaysia Dijemput Pulang
Tiba dari Malaysia,...
Tiba dari Malaysia, 21 Warga Bone Tak Reaktif Corona
87 Warga Warga Perum...
87 Warga Warga Perum Kanisius Lakukan Isolasi Mandiri
Kembali ke Tanah Air...
Kembali ke Tanah Air Lewat Jalur Tikus, 47 TKI Diamankan Bakamla
Kehabisan Makanan, Ada...
Kehabisan Makanan, Ada Pekerja Indonesia di Malaysia Makan Tikus
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
3 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
4 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
4 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
4 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved