Stadion Kota Barat Solo Bakal Ganti Nama Menjadi R Maladi
Senin, 24 Desember 2018 - 20:00 WIB
Stadion Kota Barat di Kota Solo, Jawa Tengah rencananya diganti nama menjadi Stadion R Maladi. FOTO/IST
A
A
A
Stadion Kota Barat di Kota Solo, Jawa Tengah rencananya diganti nama menjadi Stadion R Maladi. Nama tokoh terkemuka kelahiran Solo itu akan disematkan setelah penataan kawasan Kota Barat selesai.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengatakan, penataan stadion mini diawali dengan pembangunan kawasan kuliner di lapangan parkir sisi selatan. Lokasinya bakal menampung pedagang kuliner yang kini membuka lapak di trotoar jalan Dr Moewardi saat malam hari. Selanjutnya, patung obor Manahan bakal dipindah ke Stadion Kota Barat.
"Setelah ditata, nanti Kota Barat diganti dengan Stadion R Maladi," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Senin (24/12/2018).
Nama R Maladi dipilih karena beberapa alasan. Pertama adalah sosoknya merupakan tokoh asli yang lahir dan besar di Solo. Ia juga mengukir sejarah dalam bidang olahraga, khususnya sepakbola. Ia pernah memimpin PSSI pada 1950 hingga 1959. Jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga juga pernah disandang pada 1964 hingga 1966.
"R Maladi bisa menumbuhkan inspirasi bagi pegiat olahraga di Solo. Bahwa orang asli Solo bisa berbicara banyak di tingkat nasional," katanya.
Terkait nama R Maladi yang sempat digunakan sebagai nama Stadion Sriwedari, Wali Kota enggan berkomentar. Dia mengaku tidak mengetahui dari mana asal usul penggantian nama Sriwedari menjadi R Maladi.
Sementara, Stadion Sriwedari sudah menjadi ikon tersendiri karena menjadi tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Indonesia. Stadion Sriwedari pernah berganti nama menjadi Stadion R Maladi pada 2003. Namun pada 2011 dikembalikan lagi menjadi menjadi Stadion Sriwedari.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengatakan, penataan stadion mini diawali dengan pembangunan kawasan kuliner di lapangan parkir sisi selatan. Lokasinya bakal menampung pedagang kuliner yang kini membuka lapak di trotoar jalan Dr Moewardi saat malam hari. Selanjutnya, patung obor Manahan bakal dipindah ke Stadion Kota Barat.
"Setelah ditata, nanti Kota Barat diganti dengan Stadion R Maladi," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Senin (24/12/2018).
Nama R Maladi dipilih karena beberapa alasan. Pertama adalah sosoknya merupakan tokoh asli yang lahir dan besar di Solo. Ia juga mengukir sejarah dalam bidang olahraga, khususnya sepakbola. Ia pernah memimpin PSSI pada 1950 hingga 1959. Jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga juga pernah disandang pada 1964 hingga 1966.
"R Maladi bisa menumbuhkan inspirasi bagi pegiat olahraga di Solo. Bahwa orang asli Solo bisa berbicara banyak di tingkat nasional," katanya.
Terkait nama R Maladi yang sempat digunakan sebagai nama Stadion Sriwedari, Wali Kota enggan berkomentar. Dia mengaku tidak mengetahui dari mana asal usul penggantian nama Sriwedari menjadi R Maladi.
Sementara, Stadion Sriwedari sudah menjadi ikon tersendiri karena menjadi tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Indonesia. Stadion Sriwedari pernah berganti nama menjadi Stadion R Maladi pada 2003. Namun pada 2011 dikembalikan lagi menjadi menjadi Stadion Sriwedari.
(amm)