Basarnas Kantor SAR Semarang Siaga Antisipasi Bencana di Awal 2020

Jum'at, 03 Januari 2020 - 19:41 WIB
Basarnas Kantor SAR...
Basarnas Kantor SAR Semarang siaga mengantisipasi bencana pada awal 2020. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Aris Sofingi mengungkapkan, jumlah kejadian yang ditangani sepanjang 2019 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Kejadian itu meliputi penanganan bencana, kecelakaan kapal laut dan pesawat, serta kondisi yang membahayakan manusia.

"Bila di tahun 2018 ada 156 kejadian yang ditangani oleh Basarnas Kantor SAR Semarang, maka di tahun 2019 ini turun menjadi 147 kejadian, dengan kesamaan pada dominasi penanganan kejadian kondisi membahayakan manusia seperti orang hanyut, tenggelam, tersesat di gunung, tercebur sumur dan lain sebagainya," kata Aris Sofingi, Jumat (3/1/2020).

Dia menambahkan, jumlah korban jiwa, khususnya yang meninggal dunia (MD) juga mengalami penurunan. "Bila di tahun 2018 korban MD mencapai 321 jiwa, maka di tahun 2019 turun menjadi 110 jiwa," katanya.

Banyaknya korban jiwa pada 2018 tak lepas dari turut sertanya penanganan oleh Basarnas Semarang dalam kecelakan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang Jawa Barat yang mengakibatkan 188 penumpangnya tewas.

Di sisi lain, Basarnas Kantor SAR Semarang juga mencatat banyaknya kejadian yang terjadi di awal dan akhir tahun. Bulan-bulan pada awal dan akhir tahun menjadi periode di mana kejadian baik bencana maupun kondisi membahayakan manusia banyak terjadi.

"Hal ini karena pada periode bulan tersebut adalah periode musim penghujan di mana ada peningkatan kejadian bencana alam maupun kondisi membahayakan manusia yang merenggut banyak korban jiwa," katanya.

Pada Januari-maret dan November-Desember 2018 (selama 5 bulan) menyumbang 60% kejadian yang ditangani dari total 156 kejadian di 2018. Di periode yang sama 2019 ada 50% kejadian dari 147 kejadian yang ditangani.

Mengingat banyaknya kejadian pada periode tersebut, maka awal 2020 menjadi perhatian khusus Basarnas Kantor SAR Semarang. "Tanpa mengabaikan bulan lainnya, kesiapan alat dan personel adalah hal utama yang selalu dipersiapkan Basarnas Kantor SAR Semarang dalam menghadapi kejadian yang tidak diinginkan yang bisa terjadi kapan saja," kata Aris.
(amm)
Berita Terkait
Hendak Cuci Tangan di...
Hendak Cuci Tangan di Irigasi Elon Tegal, Kakek Ini Hanyut
BNPB Bantu Rp4,25 Miliar...
BNPB Bantu Rp4,25 Miliar untuk Darurat Banjir Jawa Tengah
Diguyur Hujan Deras,...
Diguyur Hujan Deras, Semarang Jadi Kota Banjir
BNPB Catat Frekuensi...
BNPB Catat Frekuensi Bencana Paling Tinggi 5 Tahun Terakhir di Jateng
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Ganjar Minta Daerah Rawan Bencana Siaga
Cadangkan Anggaran,...
Cadangkan Anggaran, Ganjar Siap Siaga Tanggulangi Bencana
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
6 jam yang lalu
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved