Sumatera

Warga Tapteng warning perusahaan tambang

Selasa,  12 Februari 2013  −  18:46 WIB
Warga Tapteng warning perusahaan tambang
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com – Belakangan ini warga Tapanuli Tengah (Tapteng), SUmatera Utara terusik dengan kedatangan tim survei yang akan melakukan usaha pertambangan di wilayahnya. Mereka menyatakan siap mengusir perusahaan ayang megekplorasi sumber daya alam di wilayahnya.

“Salah satu perusahaan pertambangan telah masuk ke daerah ini melakukan eksplorasi dalam rangka survei, tepatnya di Desa Toga Basir, Kecamatan Pinangsori. Perusahaan tersebut telah sebulan melakukan kegiatan disana,” ucap salah seorang warga Tapteng, Inner Sitompul (51), Selasa (12/2/2013).

Dia menuturkan, masyarakat Tapteng selama ini sudah hidup tenang dan ketenangan itu kiranya jangan terusik dan rusak oleh akibat masuknya perusahaan pertambangan emas ini.

Hal senada disampaikan, Ketua Forum Peduli Tapteng, Abdul Rahman Sibuea yang dengan tegas juga meminta kepada setiap perusahaan pertambangan agar jangan pernah mencoba masuk dan melakukan eksplorasi di wilayah Tapteng.

Dia mengakui, bahwa salah satu perusahaan pertambangan telah berani masuk melakukan aktivitas eksplorasi bahan tambang berujud logam mulia (emas).

Namun pihaknya ungkap Abdul Rahman tidak dapat memastikan apakah perusahaan pertambangan itu telah mengantongi izin dari Pemkab Tapteng atau tidak. 

“Kalau tidak, kita siap melakukan pengusiran,” tukasnya.

Abdul Rahman pun dalam hal ini lantas meminta Pemkab Tapteng supaya dapat bersikap tegas dan segera turun melakukan pengecekan.

“Soalnya, perusahaan tersebut telah beraktivitas disana selama dua bulan ini,” tuturnya.

Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang yang dihubungi terlihat terkejut dengan informasi itu.

“Bila itu benar, saya akan turun mengecek kelapangan. Karena memang, Pemkab belum ada menerbitkan izin eksplorasi bagi perusahaan pertambangan,” tandasnya.


(ysw)

views: 964x
shadow