alexa snippet

Mabuk, Irma Tusuk Leher Pasangan Lesbinya Hingga Tewas

Mabuk, Irma Tusuk Leher Pasangan Lesbinya Hingga Tewas
Irma Safitri (20) tega menikam leher pasangan sesama jenisnya (lesbi) dengan pisau dapur, Vivi Mulyadi (23) hingga tewas. Irma saat diperiksa polisi. Foto/KORAN SINDO/Waris H
A+ A-
WATAMPONE - Irma Safitri (20) tega menikam leher pasangan sesama jenisnya (lesbi) dengan pisau dapur, Vivi Mulyadi (23) hingga tewas. Kejadian nahas tersebut terjadi Selasa (8/11/2016) sekira pukul 00.30 Wita di rumah Kost Bunga Jalan Salak Kota Watampone.

Polisi, langsung mengamankan pelaku ke Mapolres Bone, sementara korban tidak terselamatkan kendati sempat dilarikan ke RSUD Tenriawaru karena kehabisan darah setelah urat nadi lehernya putus terkena sabetan pisau dapur.

Pelaku saat ditemui di Mapolres Bone berdalih melakukan tindakan nahas tersebut karena faktor cemburu. Menurut dia, korban yang telah menjalin asmara dengannya selama dua tahun tersebut lebih dekat dengan teman perempuannya yang lain.

Kata Irma, sekira pukul 20.00 Wita malam itu, dia, korban dan dua teman lainnya yang juga wanita telah mengkonsumsi minuman beralkohol merk “Anggur Merah”. Namun ditenggarai karena mabuk, terjadi pertengkaran diantaranya hingga berujung pada pembunuhan.

"Saya sempat cekcok dengan dia (korban) lalu saya ambil pisau di belakang (dapur) dan menikam lehernya," kata Irma sembari mengaku menyesali tindakan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Hardjoko mengatakan, kasus dugaan penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa orang tersebut murni karena spontanitas, bukan kasus pembunuhan berencana, selain itu dalam kasus tersebut Irma adalah pelaku tunggal.

"Informasinya motif dugaan penganiayaan berat tersebut karena faktor asmara, sejauh ini dia ditetapkan sebagai tersangka tunggal, barang bukti dan pelaku diamankan untuk kepentingan penyelidikan," kata Hardjoko.

Sementara Irma warga Barebbo yang merupakan pekerja di salah satu salon di Kota Watampone tersebut dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.



(sms)
dibaca 12.233x
loading gif
Top