Polisi Kerahkan Ratusan Personel Amankan Petang Megang
Minggu, 05 Juni 2016 - 19:14 WIB
Polisi Kerahkan Ratusan Personel Amankan Petang Megang
A
A
A
PEKANBARU - Untuk memberikan pengamanan terhadap tradisi Petang Pegang di Sungai Siak, Polresta Pekanbaru, Riau, mengerahkan ratusan personelnya. Selain itu sejumlah kapal juga disiapkan.
"Untuk pengamanan Petang Megang di Sungai Siak, kita mengerahkan 200 personel," kata Kapolresta Pekanbaru AKBP Toni Hermawan kepada wartawan, di Pekanbaru, Minggu (5/6/2016).
Ratusan personel polisi itu ditebar di sungai Siak. Ada yang di darat maupun di sungai. Untuk yang di atas sungai, Polresta Pekanbaru mengerahkan sejumlah kapal maupun perahu karet.
"Dimana personelnya ditugaskan untuk mengawasi orang yang mandi di sungai agar tidak berada di tempat yang dalam," ucap Toni.
Karena dari kebiasaan Petang Megang, orang akan tumpah rumah untuk mandi di sungai terdalam di Indonesia itu. Selain di wilayah sungai, puluhan personel lalu lintas juga dikerahkan untuk mengatur lalu lintas.
Di mana ratusan bahkan ribuan kendaraan akan memadati kawasan sungai Siak tepatnya di bawah jembatan Leigthon (jembatan Siak II).
"Untuk personel lalu lintas kita perintahkan untuk mengatur lalu lintas mengurai kemacetan. Ada beberapa ruas jalan yang ditutup," ucapnya.
Petang Megang merupakan suatu tradisi di Pekanbaru, Riau dalam menyambut bulan Suci Ramadhan. Sungai Siak merupakan salah satu tempat yang dijadikan untuk meramaikan tradisi tahunan itu. Tradisi ini digelar sehari sebelum bulan puasa.
Petang Megang atau juga dikenal dengan nama Balimau ini merupakan ritual mandi bersama dalam tradisi Melayu Riau. Kegiatan Petang Megang ini dipercaya bisa mensucikan diri lahir dan batin dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
"Untuk pengamanan Petang Megang di Sungai Siak, kita mengerahkan 200 personel," kata Kapolresta Pekanbaru AKBP Toni Hermawan kepada wartawan, di Pekanbaru, Minggu (5/6/2016).
Ratusan personel polisi itu ditebar di sungai Siak. Ada yang di darat maupun di sungai. Untuk yang di atas sungai, Polresta Pekanbaru mengerahkan sejumlah kapal maupun perahu karet.
"Dimana personelnya ditugaskan untuk mengawasi orang yang mandi di sungai agar tidak berada di tempat yang dalam," ucap Toni.
Karena dari kebiasaan Petang Megang, orang akan tumpah rumah untuk mandi di sungai terdalam di Indonesia itu. Selain di wilayah sungai, puluhan personel lalu lintas juga dikerahkan untuk mengatur lalu lintas.
Di mana ratusan bahkan ribuan kendaraan akan memadati kawasan sungai Siak tepatnya di bawah jembatan Leigthon (jembatan Siak II).
"Untuk personel lalu lintas kita perintahkan untuk mengatur lalu lintas mengurai kemacetan. Ada beberapa ruas jalan yang ditutup," ucapnya.
Petang Megang merupakan suatu tradisi di Pekanbaru, Riau dalam menyambut bulan Suci Ramadhan. Sungai Siak merupakan salah satu tempat yang dijadikan untuk meramaikan tradisi tahunan itu. Tradisi ini digelar sehari sebelum bulan puasa.
Petang Megang atau juga dikenal dengan nama Balimau ini merupakan ritual mandi bersama dalam tradisi Melayu Riau. Kegiatan Petang Megang ini dipercaya bisa mensucikan diri lahir dan batin dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
(maf)