Erupsi Bromo Hantam Pariwisata, Paket Wisata Baru Diluncurkan

Rabu, 16 Desember 2015 - 00:06 WIB
Erupsi Bromo Hantam...
Erupsi Bromo Hantam Pariwisata, Paket Wisata Baru Diluncurkan
A A A
PASURUAN - Erupsi Gunung Bromo cukup menghantam dunia pariwisata di empat kawasan sekitarnya. Arus kunjungan wisata ke Gunung Bromo dalam kurun waktu satu bulan terakhir jeblok hingga mencapai 70 persen.

Pembatasan zona aman hingga radius 2,5 km dari bibir kawah Gunung Bromo menjadi salah satu faktor turunnya jumlah wisatawan. Padahal, kawasan lautan pasir dan puncak bibir kawah merupakan favorit wisatawan.

Guna mengantisipasi terus jebloknya kunjungan wisatawan, Destination Management Organization (DMO) Bromo Tengger Semeru Kementerian Pariwisata meluncurkan program paket wisata baru di Gunung Bromo.

Program berjuluk The Best Smoke in the World adalah paket wisata untuk menyaksikan pemandangan alam saat Gunung Bromo erupsi.

Fasilitator Destinasi Bromo Tengger Semeru Trisno Sudigdo mengungkapkan, paket wisata ini berada pada empat lokasi pintu masuk Gunung Bromo.

Dari keempat lokasi yang berada di zona aman ini, wisatawan dapat menyaksikan eksotika kepulan asap Gunung Bromo yang memesona.

Lokasi tersebut berada di puncak Penanjakan, Bukit Kingkong, Bukit Cinta, Dingklik (Kabupaten Pasuruan), Bukit Seruni Poin, Cemoro Lawang (Kabupaten Probolinggo), Bukit B29 (Kabupaten Lumajang) dan Njemplang, Ngadas (Kabupaten Malang).

"Pada kondisi status Siaga Gunung Bromo, kami telah meluncurkan paket wisata The Best Smoke in the World. Ini adalah paket wisata menyaksikan pemandangan alam saat erupsi Gunung Bromo yang terjadi dalam siklus lima tahunan. Lokasi ini berada di zona aman," kata Trisno Sudigdo, Selasa (15/12/2015).

Selama terjadi peningkatan aktivitas vulkanik, lanjut Trisno Sudigdo, wisatawan juga tetap bisa menyaksikan pemandangan sunrise (matahari terbit). Namun untuk menyaksikan sunrise di salah satu destinasi terindah di dunia, hanya bisa dilihat dari Puncak Penanjakan, Tosari Kabupaten Pasuruan, dan Seruni Poin di Cemoro Lawang. Kabupaten Probolinggo.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Probolinggo Digdoyo Djamaludin mengungkapkan, di kawasan Gunung Bromo terdapat 14 hotel dengan 494 kamar, 128 homestay dengan 300 kamar serta persewaan kamar 794 buah. Seluruh fasilitas penginapan tersebut mampu menampung 1.050 wisatawan.

"Selama status Gunung Bromo meningkat Siaga, terjadi penurunan drastis angka kunjungan wisatawan. Hingga 15 Desember, tingkat okupansi rata-rata 10 persen dari total kamar. Sementara booking hotel untuk liburan Natal dan tahun baru yang dicancel mencapai 50 persen," kata Digdoyo Djamaludin.
(zik)
Berita Terkait
Embun Es Bromo Memikat...
Embun Es Bromo Memikat Wisatawan, Pengelola Beri Himbauan Penting
Miris, Perlu 5 Tahun...
Miris, Perlu 5 Tahun Ekosistem Bromo Benar-benar Pulih Usai Kebakaran Karena Flare
Salju di Bromo: Keajaiban...
Salju di Bromo: Keajaiban atau Tipuan Kristal Es? Sains di Balik Fenomena Beku yang Viral
4 Fakta Gunung Bromo...
4 Fakta Gunung Bromo yang Viral Karena Kebakaran Flare
Bromo Bersalju: Selimut...
Bromo Bersalju: Selimut Kristal Es Ajaib Selimuti Lautan Pasir, Pertanda Apa?
Kawah Gunung Bromo Keluarkan...
Kawah Gunung Bromo Keluarkan Asap Setinggi 700 Meter, Wisatawan Diimbau Waspada
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
7 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
8 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
10 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
11 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
11 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
12 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved