Jelang Pemilu 2024, DPRD DKI Jakarta Sorot Tingginya Angka Golput dan NIK Ganda

Kamis, 19 Januari 2023 - 09:44 WIB
loading...
Jelang Pemilu 2024,...
Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono minta Disdukcapil terus menyempurnakan data pemilih jelang Pemilu 2024. Foto: MPI/Dok
A A A
JAKARTA - DPRD DKI menyoroti tingginya angka golput dan Nomor Identitas Kependudukan (NIK) ganda di Jakarta. Untuk itu, DPRD minta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) agar terus menyempurnakan data pemilih jelang Pemilu 2024.

Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan, pada pemilu terakhir angka golput akibat administratif mencapai 5 persen. Untuk itu, pada tahapan pemilihan yang akan dimulai Februari 2023, Disdukcapil perlu memperkuat sinkronisasi data kependudukan agar hak pilih warga Jakarta tidak terabaikan.

“Banyak sekali didapatkan warga-warga penghuni rusun atau apartemen itu, mereka seringkali kehilangan hak pilih atau sering disebut golput administratif. Pada akhirnya mereka enggan datang ke TPS untuk nyoblos,” kata Mujiyono, Kamis (19/1/2023).

Baca juga: BBM Tak Kunjung Turun, Massa Buruh Ancam Golput di Pemilu 2024

Politikus Partai Demokrat itu juga menyoroti masih adanya NIK ganda. Bahkan mirisnya persoalan NIK ganda tersebut dapat lolos hingga saat pengumuman daftar pemilih tetap.

“Banyak sekali. Seringkali waktu pendaftaran data pemilih diawal bahkan sampai dengan daftar pemilih berkelanjutan masih ada beberapa kendala soal dobel NIK. Dobel NIK ini disinyalir karena dokumen yang diurus itu tidak melalui prosedur. Secara fisik ada, cuma setelah dicek di database NIK-nya itu dobel,” ucapnya.

Kepala Disdukcapil DKI Jakarta Budi Awaludin mengaku sejauh ini telah membangun komunikasi intens dengan KPUD. Beberapa waktu lalu, Disdukcapil memfasilitasi kegiatan pendidikan kilat (Diklat) yang libatkan KPUD DKI Jakarta.

“KPU provinsi dan kita sudah dialog bersama antara KPU dan Dinas Dukcapil terkait tantangan-tantangan di 2024 dan beberapa perubahan-perubahan terkait pemanfaatan data Dukcapil di dalam rangka persiapan pemilu. Ini akan menjadi rutin, nanti dengan KPUD dalam menjelang pemilu," ucap Budi.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki,...
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki, Warga Cilegon Ancam Golput di Pemilu 2029
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Rekomendasi
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Berita Terkini
Hendak Demo di Patung...
Hendak Demo di Patung Kuda, Ratusan Mahasiswa Diadang Polisi di Semanggi
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved