Inggris Bantu Kota Semarang Kembangkan Transportasi Publik Pendukung Pariwisata
Selasa, 17 Januari 2023 - 20:31 WIB
loading...
Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin menerima kunjungan Duta Besar Inggris Owen Jenkins di Balai Kota Semarang, Selasa (17/1/2023). Foto/Dok.Pemkot Semarang
A
A
A
SEMARANG - Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins menyebut kerja sama pengembangan transportasi antara pihaknya dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang diharapkan bisa mendukung sektor pariwisata.
Hal itu diungkapkan Owen setelah berdialog dengan Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin dan mengunjungi Kota Lama, Selasa (17/1/2023). Owen menyebut ada potensi sangat besar untuk pariwisata di Kota Lama.
Baca juga: Dubes Inggris Gelar Pertemuan dengan Gubernur Khofifah, Ini yang Dibahas
“Makin berkembang sebuah kota maka kita harus memperbaiki dan meningkatkan sistem transportasi publik, kita juga harus memastikan ini bersifat sustainable atau berkelanjutan,” katanya.
Owen melanjutkan, ada dua proyek yang digarap, pertama di Kota Lama yang berfokus pada perbaikan “link” atau penyambung antara transportasi publik dengan pusat-pusat wilayah di Semarang terutama Kota Lama. Ini dikerjakan perusahaan Inggris bernama Arup.
Sementara proyek kedua, sambung Owen, yang dikerjakan perusahaan Inggris Buro Happold. Ini melihat bagaimana Pemkot Semarang membawa rencana sistem transportasinya ke depan, secara berkelanjutan dan berbasis pada Transport Oriented Development (TOD), yaitu pembangunan yang berorientasi pada sarana dan prasarana transportasi publik.
Hal itu diungkapkan Owen setelah berdialog dengan Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin dan mengunjungi Kota Lama, Selasa (17/1/2023). Owen menyebut ada potensi sangat besar untuk pariwisata di Kota Lama.
Baca juga: Dubes Inggris Gelar Pertemuan dengan Gubernur Khofifah, Ini yang Dibahas
“Makin berkembang sebuah kota maka kita harus memperbaiki dan meningkatkan sistem transportasi publik, kita juga harus memastikan ini bersifat sustainable atau berkelanjutan,” katanya.
Owen melanjutkan, ada dua proyek yang digarap, pertama di Kota Lama yang berfokus pada perbaikan “link” atau penyambung antara transportasi publik dengan pusat-pusat wilayah di Semarang terutama Kota Lama. Ini dikerjakan perusahaan Inggris bernama Arup.
Sementara proyek kedua, sambung Owen, yang dikerjakan perusahaan Inggris Buro Happold. Ini melihat bagaimana Pemkot Semarang membawa rencana sistem transportasinya ke depan, secara berkelanjutan dan berbasis pada Transport Oriented Development (TOD), yaitu pembangunan yang berorientasi pada sarana dan prasarana transportasi publik.
Lihat Juga :