20 Hektare Sawah Petani di Kolaka Utara Tertimbun Lumpur Tambang

Jum'at, 13 Januari 2023 - 14:34 WIB
loading...
20 Hektare Sawah Petani...
Sekitar 20 hektare (Ha) sawah petani dua desa di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara terdampak lumpur dari aktivitas tambang. Foto Muh Rusli
A A A
KOLAKA UTARA - Sekitar 20 hektare (Ha) sawah petani dua desa di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara terdampak lumpur dari aktivitas tambang. Akibatnya sawah petani menjadi lahan mati dan tidak berproduksi lagi.



Dua desa yang berdampak luberan lumpur pertambangan di wilayah setempat yakni Desa Mosiku dan Lelewawo. Para petani setempat tidak lagi bisa menikmati hasil perkebunan mereka akibat endapan lumpur. Baca juga: 2.674 Hektare Lahan Pertanian di Pati Terendam Banjir, Petani Rugi Puluhan Miliar

Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kolut telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Fakta yang ditemukan memperlihatkan jika dampak luberan lumpur dari aktivitas PT Kasmar Tiar Raya (KTR) terus meluas setiap tahun.

Kabid Penataan dan Penataan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Kolut, Ukkas mengatakan, hasil kunjungannya ke lapangan khusus di Desa Mosiku sangat memprihatinkan. Hamparan sawah di wilayah itu kini jadi lahan mati ditutupi rumput liar.

"Tidak bisa digunakan lagi. Petakan-petakannya saja sudah tidak kelihatan. Rata tertutup lumpur," miris Ukkas saat ditemui MNC Portal di ruang kerjanya, Jumat (13/1/2023).

Pihaknya bersama tim yang ke lokasi meninjau hal itu tidak sepenuhnya menjangkau areal yang terdampak lumpur. Pasalnya, endapat itu disampaikan ada yang mencapai hingga sepinggang orang dewasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Lesbumi PBNU Serahkan...
Lesbumi PBNU Serahkan Petisi Penolakan Aturan Turunan PP 28/2024 kepada Kementerian Kesehatan
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Rekomendasi
Badai Petir Ancam Laga...
Badai Petir Ancam Laga Inggris vs Prancis, FIFA Siapkan Protokol Darurat Cuaca
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
Mikel Merino, Supersub...
Mikel Merino, Supersub yang Tak Ingin Kejar Popularitas
Berita Terkini
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved