Tips Beli Rumah Agar Terhindar dari Bencana Tanah Bergerak di Jakarta
Rabu, 11 Januari 2023 - 08:51 WIB
loading...
BPBD mengeluarkan peringatan dini bencana tanah bergerak di 15 wilayah Jakarta. Foto: Ilustrasi/SINDONEWS
A
A
A
JAKARTA - BPBD mengeluarkan peringatan dini bencana tanah bergerak di 15 wilayah Jakarta. Untuk itu, masyarakat perlu waspada dan perlu memperhatikan tips beli rumah agar terhindar dari bencana tanah bergerak.
"Apabila membeli rumah di area tanah yang miring, pastikan rumah tersebut dikelilingi banyak pohon, karena pepohonan dapat membuat kondisi tanah stabil dan kuat untuk menahan erosi. Pastikan struktur dan konstruksi rumah tersebut memiliki fondasi yang kuat sehingga bisa menopang bangunan rumah dengan baik," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa saat dikonfirmasi, Rabu (11/1/2023).
Baca juga: 15 Wilayah di Jakarta Berpotensi Terjadi Bencana Tanah Bergerak, Ini Daftarnya
Isnawa mengimbau masyarakat agar tidak membeli rumah yang berada di kawasan lereng dengan kemiringan lebih dari 20 persen. Isnawa juga meminta masyarakat mengetahui ciri daerah rawan longsong, mulai dari adanya batang melengkung hingga adanya retakan membentuk tapal kuda.
"Perhatikan kondisi sekitar, daerah yang rawan longsor dapat memiliki ciri-ciri adanya pohon dengan batang yang melengkung, adanya lapisan tanah/batuan yang miring ke arah luar, adanya retakan yang membentuk tapal kuda, atau adanya rembesan air pada lereng," tuturnya.
"Apabila membeli rumah di area tanah yang miring, pastikan rumah tersebut dikelilingi banyak pohon, karena pepohonan dapat membuat kondisi tanah stabil dan kuat untuk menahan erosi. Pastikan struktur dan konstruksi rumah tersebut memiliki fondasi yang kuat sehingga bisa menopang bangunan rumah dengan baik," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa saat dikonfirmasi, Rabu (11/1/2023).
Baca juga: 15 Wilayah di Jakarta Berpotensi Terjadi Bencana Tanah Bergerak, Ini Daftarnya
Isnawa mengimbau masyarakat agar tidak membeli rumah yang berada di kawasan lereng dengan kemiringan lebih dari 20 persen. Isnawa juga meminta masyarakat mengetahui ciri daerah rawan longsong, mulai dari adanya batang melengkung hingga adanya retakan membentuk tapal kuda.
"Perhatikan kondisi sekitar, daerah yang rawan longsor dapat memiliki ciri-ciri adanya pohon dengan batang yang melengkung, adanya lapisan tanah/batuan yang miring ke arah luar, adanya retakan yang membentuk tapal kuda, atau adanya rembesan air pada lereng," tuturnya.
Lihat Juga :