Penyambutan Mahasiswa Baru UMS Secara Daring Pecahkan Rekor MURI
Senin, 13 Juli 2020 - 13:12 WIB
loading...
Rektor UMS Solo Profesor Sofyan Anif saat menerima rekor MURI dalam acara penyambutan mahasiswa baru, Senin (13/7/2020). Foto: SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
A
A
A
SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo menggelar penyambutan mahasiswa baru secara daring, Senin (13/7/2020). Penyambutan di tengah pandemi wabah corona virus (COVID-19) merupakan pertama kali dan terbanyak, sekaligus memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).
UMS merupakan perguruan tinggi pertama yang melakukan penyambutan mahasiswa baru secara daring dengan melibatkan 4.734 mahasiswa baru.
"Kegiatan ini resmi kami catat dalam MURI sebagai rekor yang ke 9.542. ini kategori yang pertama karena belum ada universitas lain yang melaksanakan," kata Senior Manager MURI Sri Widayati di Kampus UMS Solo, Senin (13/7/2020).
Untuk tercatat dalam rekor MURI harus memenuhi empat kreteria, yakni paling, pertama, unik dan langka. Kriteria tersebut bisa saling keterkaitan atau berdiri sendiri. seperti di UMS adalah yang pertama dan terbanyak.
Rektor UMS Solo Profesor Sofyan Anif mengungkapkan, para mahasiswa sebenarnya ingin segera masuk ke kampus. Hanya saja sejauh ini belum bisa mengingat masih dalam situasi wabah pendemi corona virus (COVID-19).
UMS merupakan perguruan tinggi pertama yang melakukan penyambutan mahasiswa baru secara daring dengan melibatkan 4.734 mahasiswa baru.
"Kegiatan ini resmi kami catat dalam MURI sebagai rekor yang ke 9.542. ini kategori yang pertama karena belum ada universitas lain yang melaksanakan," kata Senior Manager MURI Sri Widayati di Kampus UMS Solo, Senin (13/7/2020).
Untuk tercatat dalam rekor MURI harus memenuhi empat kreteria, yakni paling, pertama, unik dan langka. Kriteria tersebut bisa saling keterkaitan atau berdiri sendiri. seperti di UMS adalah yang pertama dan terbanyak.
Rektor UMS Solo Profesor Sofyan Anif mengungkapkan, para mahasiswa sebenarnya ingin segera masuk ke kampus. Hanya saja sejauh ini belum bisa mengingat masih dalam situasi wabah pendemi corona virus (COVID-19).
Lihat Juga :