Kantor Kejati Maluku Utara Digeruduk Ratusan Nakes RSUD CB, Ternyata Ini Masalahnya

Senin, 09 Januari 2023 - 22:44 WIB
loading...
Kantor Kejati Maluku...
Kantor Kejati Maluku Utara digeruduk ratusan Nakes RSUD CB, mereka mendesak kejati untuk mengusut tuntas pemotongn TPP. Foto; MPI/Ismail Sangaji
A A A
MALUKU UTARA - Ratusan tenaga kesehatan ( Nakes ) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Ternate, Maluku Utara kembali menggeruduk kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, Senin (9/1/ 2023).

Ratusan naskes ini pun memaksa masuk kedalam halaman Kantor Kejati dan berorasi mendesak Kejati segera menetapkan mantan Direktur RSUD CB Ternate, Syamsul Bahri dan Wadir Keuangan Fatimah Abbas, sebagai tersangka kasus dugan korupsi pemotongan Tambahan Penghasiln Pegawai (TPP) milik 800 pegawai RSUD.

Koordinator aksi, Zainal Ilyas mengatakan, aksi demostrasi yang kesekian kalinya itu adalah luapan mosi tidak percaya. Menurut dia, penanganan kasus dugaan korupsi di lingkup RSUD sejak dilaporkan pada Agustus 2022 lalu hingga sekarang berjalang di tempat.

Baca juga: Briptu ER Bercanda Todongkan Pistol, Ternyata Meletus Tembak Mati Warga Sipil

Padahal kata dia, perkara tersebut sudah terang dan sudah mengantongi alat bukti yang cukup.

"Puluhan saksi dan terlapor telah diperiksa hasil audit Inspektorat Maluku Utara juga diserahkan. Artinya Kejati sudah harus menetapkan tersangka," teriaknya Zainal dalam berorasi.



Ketua Lembaga Pengawasan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau LPP-Tipikor Maluku Utara itu juga mempertanyakan integritas dari lembaga Adiyaksa tersebut.

"Ada apa sehingga saat ini kasus ini terkesan digantung, padahal sudah jelas indikasi dugaan korupsi tersebut sesuai temuan hasil audit Inspektorat," ketusnya.

Sementara itu, Asintel Kejati Maluku Utara Efrianto saat menemui masa Nakes mengaku, laporan yang disampaikan itu tetap akan proses dan akan segera menyelesaikan.

Baca juga: Anggota DPRD Ternate Digerebek Istri saat Bersetubuh dengan Selingkuhan di Kamar Kos

Meski begitu kata dia, perlu waktu untuk proses dan kajian mendalam untuk menetapkan apakah ada perbuatan melawan hukumnya ataukah tidak. Padah kasus ini mengendap di mejah Intelijen sudah cukul lama atau kurang lebih sudah 5 bulan.

Efrianto juga menyatakan, pihaknya juga sudah menerima laporan dokumen temuan dan sudah berkoordinasi dengan pihak inspektorat sebagai rujukan.

"Karena itu berikan kami waktu, berikan kami kepercayaan. Kami memahami itu," tandasnya.

Diketahui, dalam aksi ini massa juga meminta Kejati segera menelusi harta kekayaan tidak wajar sejumlah pejabat di RSUD CB Ternate.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Rekomendasi
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved