Bupati Brebes Hadiri Gowes Massal, Ganjar: Lho, Itu Kan Berbahaya
Minggu, 12 Juli 2020 - 19:37 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo langsung menegur Bupati Brebes, Idza Priyanti karena menghadiri acara gowes massal di tengah pandemi COVID-19, Minggu (12/7/2020). Foto/SINDOnews.dok
A
A
A
SEMARANG - Bupati Brebes , Idza Priyanti disorot publik karena menghadiri acara gowes massal di Kecamatan Tonjong, Minggu (12/7/2020). Acara yang dihadiri ribuan orang tanpa mengedepankan physical distancing dan protokol kesehatan itu disesalkan banyak pihak, termasuk Gubernur Jateng , Ganjar Pranowo.
Ditemui di rumah dinasnya, Ganjar menyesalkan acara gowes massal yang dihadiri Bupati Brebes itu. Ia pun langsung menegur Bupati dan Wakil Bupati Brebes melalui pesan singkat WhatsApp (WA). (Baca juga: Klaster Secapa AD Ditemukan Berawal dari Perwira Siswa Sakit Bisul)
"Barusan saya dilapori teman-teman di Brebes, ada masyarakat dan kades yang lapor saya. Langsung saya lihat berita dan videonya. Lho, itu kan berbahaya," kata Ganjar, Minggu (12/7/2020). (Baca juga:Satu Keluarga di Salatiga Positif COVID-19, Ini Penyebabnya)
Ganjar pun meminta Bupati Brebes untuk tidak menggelar acara massal dulu. Sebab, kondisi yang terjadi hari ini masih fluktuatif. "Ini kan di Jawa masih berkembang (COVID-19). Hampir semua titik, di Jateng, Jabar, Jatim dan DIY juga masih terjadi. Maka ayo kita punya sense soal itu," imbuhnya.
Ganjar meminta Bupati Brebes menghentikan semua acara-acara yang menimbulkan kerumunan massa. Dia memerintahkan Bupati Brebes memperbanyak aktivitas pengecekan massal, baik rapid test massal maupun PCR.
Ditemui di rumah dinasnya, Ganjar menyesalkan acara gowes massal yang dihadiri Bupati Brebes itu. Ia pun langsung menegur Bupati dan Wakil Bupati Brebes melalui pesan singkat WhatsApp (WA). (Baca juga: Klaster Secapa AD Ditemukan Berawal dari Perwira Siswa Sakit Bisul)
"Barusan saya dilapori teman-teman di Brebes, ada masyarakat dan kades yang lapor saya. Langsung saya lihat berita dan videonya. Lho, itu kan berbahaya," kata Ganjar, Minggu (12/7/2020). (Baca juga:Satu Keluarga di Salatiga Positif COVID-19, Ini Penyebabnya)
Ganjar pun meminta Bupati Brebes untuk tidak menggelar acara massal dulu. Sebab, kondisi yang terjadi hari ini masih fluktuatif. "Ini kan di Jawa masih berkembang (COVID-19). Hampir semua titik, di Jateng, Jabar, Jatim dan DIY juga masih terjadi. Maka ayo kita punya sense soal itu," imbuhnya.
Ganjar meminta Bupati Brebes menghentikan semua acara-acara yang menimbulkan kerumunan massa. Dia memerintahkan Bupati Brebes memperbanyak aktivitas pengecekan massal, baik rapid test massal maupun PCR.
Lihat Juga :