Tenaga Administrasi RSUD Andi Makkasau Parepare Positif COVID-19
Minggu, 12 Juli 2020 - 17:58 WIB
loading...
Perawat di salah satu rumah sakit mengenakan pakaian APD lengkap. Sementara itu, tenaga administrasi di RSUD Andi Makkasau positif corona. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
PAREPARE - Seorang tenaga administrasi di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare positif tertular virus corona atau COVID-19 . Tenaga administrasi berinisial AF (32) itu, diduga ditulari temannya yang bekerja di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Koordinator Tim COVID-19 RSUD Andi Makkasau, Umy Sri Wahyuni mengatakan, AF mengalami demam dan meriang selain masalah penciuman, setelah sebelumnya menemani temannya ke dokter.
Baca juga: Kemenkes Atur Tarif Rapid Test Rp150.000, RS Terancam Merugi
"Setelah dilakukan swab terhadap pasien, hasilnya positif,” jelasnya, Minggu (12/7/2020).
Setelah diketahui positif, pihak RSUD Andi Makassau kata Umi, langsung melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan AF. Tercatat empat anggota keluarga AF yang kini berstatus PDP diisolasi di RSUD Andi Makkasau. Sementara 3 orang rekan kerja AF berstatus orang dalam pengawasan (ODP).
Sementara itu, Jubir Tim Gugus Tugas percepatan Penanganan COVID-19 Parepare, Halwatiah mengatakan, ada penambahan dua kasus COVID-19 di Parepare per Minggu 12 Juli. Selain AF, satu lainnya adalah seorang laki-laki berinisial SS, 55 tahun.
Sesuai KTP, SS tercatat sebagai warga Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Namun sehari-harinya SS dan keluarganya beraktivitas di batas Parepare dan Kabupaten Barru.
Baca juga: Penyemprotan Disinfektan di Parepare Digencarkan Tekan COVID-19
Saat masuk di RSUD Andi Makkasau, SS didiagnosa menderita penyakit gula, namun belakangan dia dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil swab test.
Dengan begitu tambah Halwatiah, saat ini kasus positif corona di Kota Parepare seluruhnya berjumlah 75 orang. 5 di antaranya dirawat di RSUD Andi Makkasau, 2 dirujuk ke RSKD Dadi Makassar , 24 mengikuti wisata COVID-19 di Makassar, dan 44 sudah dinyatakan sembuh.
Koordinator Tim COVID-19 RSUD Andi Makkasau, Umy Sri Wahyuni mengatakan, AF mengalami demam dan meriang selain masalah penciuman, setelah sebelumnya menemani temannya ke dokter.
Baca juga: Kemenkes Atur Tarif Rapid Test Rp150.000, RS Terancam Merugi
"Setelah dilakukan swab terhadap pasien, hasilnya positif,” jelasnya, Minggu (12/7/2020).
Setelah diketahui positif, pihak RSUD Andi Makassau kata Umi, langsung melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan AF. Tercatat empat anggota keluarga AF yang kini berstatus PDP diisolasi di RSUD Andi Makkasau. Sementara 3 orang rekan kerja AF berstatus orang dalam pengawasan (ODP).
Sementara itu, Jubir Tim Gugus Tugas percepatan Penanganan COVID-19 Parepare, Halwatiah mengatakan, ada penambahan dua kasus COVID-19 di Parepare per Minggu 12 Juli. Selain AF, satu lainnya adalah seorang laki-laki berinisial SS, 55 tahun.
Sesuai KTP, SS tercatat sebagai warga Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Namun sehari-harinya SS dan keluarganya beraktivitas di batas Parepare dan Kabupaten Barru.
Baca juga: Penyemprotan Disinfektan di Parepare Digencarkan Tekan COVID-19
Saat masuk di RSUD Andi Makkasau, SS didiagnosa menderita penyakit gula, namun belakangan dia dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil swab test.
Dengan begitu tambah Halwatiah, saat ini kasus positif corona di Kota Parepare seluruhnya berjumlah 75 orang. 5 di antaranya dirawat di RSUD Andi Makkasau, 2 dirujuk ke RSKD Dadi Makassar , 24 mengikuti wisata COVID-19 di Makassar, dan 44 sudah dinyatakan sembuh.
(luq)
Lihat Juga :