Sepanjang Tahun 2022, 376 Buruh di Kota Bekasi Terkena PHK
Kamis, 29 Desember 2022 - 21:05 WIB
loading...
Disnaker Kota Bekasi mencatat sebanyak 376 buruh di wilayahnya terkena PHK sepanjang tahun 2022. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BEKASI - Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi mencatat ada 376 karyawan ( buruh ) di Kota Bekasi yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan. Ratusan karyawan ter-PHK tersebut tercatat sepanjang tahun 2022.
Kabid Hubungan Industrial dan Jamsostek, Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Endah Ariani mengatakan jumlah karyawan terkena PHK ini menurun dari masa COVID-19. Saat masa pandemi COVID-19, jumlahnya bisa menyentuh ribuan.
”Banyakan tahun 2020 pas pandemic COVID-19 sekitar seribuan lebih. Tahun 2021 mulai menurun dan tahun ini sebanyak 376 karyawan,” kata Endah, Kamis (29/12/2022). Baca juga: Gelombang PHK Tak Terbendung, Pengangguran di Bekasi Melonjak
Mayoritas ratusan karyawan tersebut terkena PHK disebabkan lantaran perusahaan melakukan efisiensi dan adanya konflik hubungan industrial. Namun dia memastikan tidak ada karyawan yang ter-PHK karena alasan resesi.
“Banyak faktor sebenarnya seperti karena efisiensi perusahaan, konflik dengan perusahaan. Tapi untuk resesi belum ada alhamdulillah masih aman,” ungkapnya. Baca juga: Ratusan Karyawan di Kota Bekasi Kena PHK Terdampak Pandemi Virus Corona
Kabid Hubungan Industrial dan Jamsostek, Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Endah Ariani mengatakan jumlah karyawan terkena PHK ini menurun dari masa COVID-19. Saat masa pandemi COVID-19, jumlahnya bisa menyentuh ribuan.
”Banyakan tahun 2020 pas pandemic COVID-19 sekitar seribuan lebih. Tahun 2021 mulai menurun dan tahun ini sebanyak 376 karyawan,” kata Endah, Kamis (29/12/2022). Baca juga: Gelombang PHK Tak Terbendung, Pengangguran di Bekasi Melonjak
Mayoritas ratusan karyawan tersebut terkena PHK disebabkan lantaran perusahaan melakukan efisiensi dan adanya konflik hubungan industrial. Namun dia memastikan tidak ada karyawan yang ter-PHK karena alasan resesi.
“Banyak faktor sebenarnya seperti karena efisiensi perusahaan, konflik dengan perusahaan. Tapi untuk resesi belum ada alhamdulillah masih aman,” ungkapnya. Baca juga: Ratusan Karyawan di Kota Bekasi Kena PHK Terdampak Pandemi Virus Corona
Lihat Juga :