Gagal Perkosa Cristin, Sopir Angkot di Bogor Ngamuk Tikam Korban 17 Kali
Senin, 26 Desember 2022 - 17:23 WIB
loading...
Tampang sopir angkot AS (49) pelaku pembunuhan Cristin Siregar (28) di Jalan Raya Bogor-Jakarta. Sebelum dibunuh korban diperkosa pelaku. Foto/MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Cristin Siregar (28) wanita yang dibunuh sopir angkot di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Kabupaten Bogor tewas setelah mengalami luka tusukan. Korban ditusuk 17 kali oleh pelaku menggunakan pisau.
”Pelaku mengambil pisau dari tasnya lalu menusukkan kepada korban sebanyak 17 kali. Dari tusukan tersebut, korban meninggal dunia,” kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, Senin (26/12/2022).
Korban ditusuk pelaku berinisial AS (49) karena melakukan perlawanan ketika hendak diperkosa. Korban melawan dengan menggigit tangan pelaku. Baca juga: Pembunuh Perempuan di Jalan Raya Bogor-Jakarta Ternyata Sopir Angkot
”Jadi awalnya pelaku melihat korban mainin HP dan ingin memiliki HP-nya dan memiliki niat memperkosa korban. Pada akhirnya korban melawan pelaku menusuk korban sebanyak 17 tusukan,” jelasnya.
Setelah koban meninggal dunia, jasadnya dibuang pelaku di pangkalan pasir pinggir Jalan Raya Bogor-Jakarta. Jasad korban ditemukan oleh pemulung dan dilaporkan kepada kepolisian.
”Tersangka telah dilakukan penahanan dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara, seumur hidup dan hukuman mati sesuai Pasal 340, Pasal 338 dan Pasal 365 ayat 3 KUHP,” pungkasnya.
”Pelaku mengambil pisau dari tasnya lalu menusukkan kepada korban sebanyak 17 kali. Dari tusukan tersebut, korban meninggal dunia,” kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, Senin (26/12/2022).
Korban ditusuk pelaku berinisial AS (49) karena melakukan perlawanan ketika hendak diperkosa. Korban melawan dengan menggigit tangan pelaku. Baca juga: Pembunuh Perempuan di Jalan Raya Bogor-Jakarta Ternyata Sopir Angkot
”Jadi awalnya pelaku melihat korban mainin HP dan ingin memiliki HP-nya dan memiliki niat memperkosa korban. Pada akhirnya korban melawan pelaku menusuk korban sebanyak 17 tusukan,” jelasnya.
Setelah koban meninggal dunia, jasadnya dibuang pelaku di pangkalan pasir pinggir Jalan Raya Bogor-Jakarta. Jasad korban ditemukan oleh pemulung dan dilaporkan kepada kepolisian.
”Tersangka telah dilakukan penahanan dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara, seumur hidup dan hukuman mati sesuai Pasal 340, Pasal 338 dan Pasal 365 ayat 3 KUHP,” pungkasnya.
Lihat Juga :