Wujudkan Medan Tanpa Lubang, Sepanjang 158,2 KM Jalan Telah Diaspal
Rabu, 21 Desember 2022 - 21:54 WIB
loading...
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Topan Obaja Ginting menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan jalan dengan sistem pengaspalan sepanjang 158,2 kilometer sepanjang tahun ini.
A
A
A
KOTA MEDAN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Topan Obaja Ginting menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan jalan dengan sistem pengaspalan sepanjang 158,2 kilometer sepanjang tahun ini.
Jalan yang diaspal dengan panjang tersebut tersebar di 295 lokasi di Kota Medan sampai perbatasan Deliserdang.
Selain pengaspalan, pihaknya juga melakukan rigid beton baik melalui anggaran maupun swakelola sepanjang 5,6 kilometer di 27 lokasi dan pengalihan dari aspal ke beton sepanjang kurang lebih 4 km yang tersebar di beberapa lokasi.
"Pengerjaanya sudah selesai dan ada yang sedang dalam tahap penyelesaian. Artinya, kegiatan yang terlaksana itu mencapai 80%," ungkap Topan kepada wartawan, Senin (19/12/2022).
Topan menjelaskan, 20% sisanya akan terus dilaksanakan sebab tidak ada kata mangkrak atau tidak tuntas, tapi dikarenakan beberapa alasan seperti, cuaca dan utilitas hingga sedikit terkendala. Topan sangat optimis semua pekerjaan yang telah dilaksanakan kontraktor selesai sesuai jadwal ditentukan.
"Tidak ada penumpukan pekerjaan di akhir tahun. Atau pengerjaanya dikebut baru akhir tahun saja, karena memang sudah kontraknya. Bahkan, kami sekarang dari Januari sudah mengaspal. Terpenting, kami akan membayar kontraktor sesuai progres pengerjaannya," katanya.
Dia menambahkan, saat ini dengan penerapan e-katalog sangat membantu dalam pengerjaan proyek. Bahkan, tahun depan pihaknya akan memulai perbaikan pengerjaan mulai Januari. "Sekarang tinggal klik. Makanya, di 2023 nanti kami mulai pengaspalan dan itu bukan pekerjaan tahun 2022 dilanjutkan, " ucapnya.
Jalan yang diaspal dengan panjang tersebut tersebar di 295 lokasi di Kota Medan sampai perbatasan Deliserdang.
Selain pengaspalan, pihaknya juga melakukan rigid beton baik melalui anggaran maupun swakelola sepanjang 5,6 kilometer di 27 lokasi dan pengalihan dari aspal ke beton sepanjang kurang lebih 4 km yang tersebar di beberapa lokasi.
"Pengerjaanya sudah selesai dan ada yang sedang dalam tahap penyelesaian. Artinya, kegiatan yang terlaksana itu mencapai 80%," ungkap Topan kepada wartawan, Senin (19/12/2022).
Topan menjelaskan, 20% sisanya akan terus dilaksanakan sebab tidak ada kata mangkrak atau tidak tuntas, tapi dikarenakan beberapa alasan seperti, cuaca dan utilitas hingga sedikit terkendala. Topan sangat optimis semua pekerjaan yang telah dilaksanakan kontraktor selesai sesuai jadwal ditentukan.
"Tidak ada penumpukan pekerjaan di akhir tahun. Atau pengerjaanya dikebut baru akhir tahun saja, karena memang sudah kontraknya. Bahkan, kami sekarang dari Januari sudah mengaspal. Terpenting, kami akan membayar kontraktor sesuai progres pengerjaannya," katanya.
Dia menambahkan, saat ini dengan penerapan e-katalog sangat membantu dalam pengerjaan proyek. Bahkan, tahun depan pihaknya akan memulai perbaikan pengerjaan mulai Januari. "Sekarang tinggal klik. Makanya, di 2023 nanti kami mulai pengaspalan dan itu bukan pekerjaan tahun 2022 dilanjutkan, " ucapnya.
Lihat Juga :