Motif Pembunuhan Wanita Dalam Karung di Bogor karena Uang, Begini Kronologinya
Rabu, 21 Desember 2022 - 16:08 WIB
loading...
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin saat rilis pelaku pembunuhan wanita dalam karung, Rabu (21/12/2022). Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Motif pembunuhan wanita dalam karung di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor, terungkap. Pembunuhan berencana itu bermotif ingin menguasai harta korban.
"Tersangka diduga melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan juga pencurian dengan kekeraan sebagaimana diatur Pasal 338, 340 dan 365 Ayat 3 yang mengakibatkan meninggal dunia," ujar Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, kepada wartawan, Rabu (21/12/2022).
Baca juga: Hasil Pemeriksaan Dokter, Mayat Wanita dalam Karung Banyak Luka Memar
Pembunuhan terjadi pada Rabu 14 Desember 2022. Kala itu, pelaku berinisial AS (29), hendak pulang ke kampung halamannya di wilayah Indramayu, Jawa Barat, tetapi tidak memiliki uang.
"Korban adalah selingkuhan dari tersangka. Tersangka juga adalah guru ngaji dari anak korban. Kemudian, ketika tersangka akan kembali ke kampung halamannya di wilayah Indramayu tidak memiliki uang, terlintas di dalam pikiran tersangka untuk mengambil barang-barang yang dimiliki oleh korban," jelasnya.
Selanjutnya, tersangka memancing korban untuk datang ke kontrakannya. Di dalam kontrakan tersebut, sempat terjadi hubungan badan antara tersangka dengan korban sebelum dilakukan pembunuhan.
"Tersangka diduga melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan juga pencurian dengan kekeraan sebagaimana diatur Pasal 338, 340 dan 365 Ayat 3 yang mengakibatkan meninggal dunia," ujar Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, kepada wartawan, Rabu (21/12/2022).
Baca juga: Hasil Pemeriksaan Dokter, Mayat Wanita dalam Karung Banyak Luka Memar
Pembunuhan terjadi pada Rabu 14 Desember 2022. Kala itu, pelaku berinisial AS (29), hendak pulang ke kampung halamannya di wilayah Indramayu, Jawa Barat, tetapi tidak memiliki uang.
"Korban adalah selingkuhan dari tersangka. Tersangka juga adalah guru ngaji dari anak korban. Kemudian, ketika tersangka akan kembali ke kampung halamannya di wilayah Indramayu tidak memiliki uang, terlintas di dalam pikiran tersangka untuk mengambil barang-barang yang dimiliki oleh korban," jelasnya.
Selanjutnya, tersangka memancing korban untuk datang ke kontrakannya. Di dalam kontrakan tersebut, sempat terjadi hubungan badan antara tersangka dengan korban sebelum dilakukan pembunuhan.
Lihat Juga :