Ribuan Warga Blitar Tiba-tiba Alami Gangguan Jiwa Berat, Ini Pemicunya
Rabu, 21 Desember 2022 - 12:03 WIB
loading...
A
A
A
Penyebab lain gangguan jiwa adalah karena faktor keturunan. Dari jumlah 2.146 orang ODGJ itu, sebanyak 1.725 orang di antaranya menjalani perawatan. Mereka rutin mengonsumsi obat sekaligus melakukan pertemuan dengan psikiatri.
Baca juga: Menderita Gangguan Jiwa, Pemuda Karawang Tewas Tembak Diri
"Konsultasi rutin psikiatri di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Ada juga yang di puskesmas, yakni Puskesmas Kademangan, Kesamben dan Srengat," ungkap Hyndra, Rabu (21/12/2022).
Jumlah ODGJ asal Kabupaten Blitar yang dirujuk ke rumah sakit jiwa Lawang Kabupaten Malang dan Menur Surabaya, diakui Hyndra cukup banyak.
Dia memang tidak menyebutkan jumlah total, namun kata dia rata-rata 2-3 orang per bulan.
Hyndra juga mengatakan, banyak kendala penanganan ODGJ yang justru datang dari keluarga. Misalnya soal rujukan ke rumah sakit jiwa. Tidak sedikit keluarga yang menolak anggota keluarganya dirawat di rumah sakit jiwa karena dibatasi waktu.
Baca juga: Menderita Gangguan Jiwa, Pemuda Karawang Tewas Tembak Diri
"Konsultasi rutin psikiatri di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Ada juga yang di puskesmas, yakni Puskesmas Kademangan, Kesamben dan Srengat," ungkap Hyndra, Rabu (21/12/2022).
Jumlah ODGJ asal Kabupaten Blitar yang dirujuk ke rumah sakit jiwa Lawang Kabupaten Malang dan Menur Surabaya, diakui Hyndra cukup banyak.
Dia memang tidak menyebutkan jumlah total, namun kata dia rata-rata 2-3 orang per bulan.
Hyndra juga mengatakan, banyak kendala penanganan ODGJ yang justru datang dari keluarga. Misalnya soal rujukan ke rumah sakit jiwa. Tidak sedikit keluarga yang menolak anggota keluarganya dirawat di rumah sakit jiwa karena dibatasi waktu.
Lihat Juga :