Hasil Autopsi, Editor Metro TV Tewas karena Dua Tusukan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 09:34 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Polisi memastikan dua tusukan yang menjadi penyebab kematian Editor Video Metro TV, Yodi Prabowo. Hasil autopsi, dua tusan salah satunya berada pada bagian leher.
"Luka di leher dan dada" ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono saat dikonfirmasi, Sabtu (11/7/2020) pagi.
Budi mengatakan tidak ada bekas serangan benda tumpul dari hasil autopsi. Semua luka teridentifikasi dari serangan benda tajam. (Baca juga: Polisi Sebut Tak Ada Harta Yodi Prabowo yang Hilang)
Diketahui, jasad Yodi pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang tengah bermain layangan di sisi pinggir Tol Jorr, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Saat ditemukan Yodi sudah dalam posisi tertelungkup.
Adapun polisi sendiri telah memeriksa sejumlah saksi mulai dari rekan hingga orang yang memiliki hubungan dengan korban. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi. Di antaranya dompet berisi, KTP, NPWP, dan sejumlah surat.
"Luka di leher dan dada" ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono saat dikonfirmasi, Sabtu (11/7/2020) pagi.
Budi mengatakan tidak ada bekas serangan benda tumpul dari hasil autopsi. Semua luka teridentifikasi dari serangan benda tajam. (Baca juga: Polisi Sebut Tak Ada Harta Yodi Prabowo yang Hilang)
Diketahui, jasad Yodi pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang tengah bermain layangan di sisi pinggir Tol Jorr, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Saat ditemukan Yodi sudah dalam posisi tertelungkup.
Adapun polisi sendiri telah memeriksa sejumlah saksi mulai dari rekan hingga orang yang memiliki hubungan dengan korban. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi. Di antaranya dompet berisi, KTP, NPWP, dan sejumlah surat.
Lihat Juga :