Anak-anak dan Lansia Diimbau Tak Salat Idul Adha Berjamaah
Sabtu, 11 Juli 2020 - 09:31 WIB
loading...
A
A
A
Protokol kesehatan yang ketat pun harus diterapkan saat proses penyembelihan hewan korban. Penyembelih harus memakai masker dan sarung tangan, baik saat menyembelih maupun merecah daging hewan kurban.
Barnas menekankan, tidak boleh ada kerumunan saat prosesi penyembelihan. Karenanya, dia meminta hanya orang yang berkurban yang diperbolehkan melihat proses penyembelihan hewan kurban.
"Penyerahan daging hewan kurban juga tidak boleh membuat kerumunan. Petugas diharapkan mengantarkan langsung daging hewan kurban kepada mustahik," katanya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar, Rahmat Syafei mengatakan, guna menghindari kerumunan, penyembelihan hewan kurban dilakukan bertahap. Sebab, pelaksanaan penyembelihan dapat dilakukan selama empat hari pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Zulhijah.
"Dalam kondisi sekarang (pandemi COVID-19), MUI mengimbau dan memang harus mengikuti protokol kesehatan. Penyembelihan harus sesuai syariat. Jangan ada kerumunan saat penyembelihan," kata Rahmat.
Barnas menekankan, tidak boleh ada kerumunan saat prosesi penyembelihan. Karenanya, dia meminta hanya orang yang berkurban yang diperbolehkan melihat proses penyembelihan hewan kurban.
"Penyerahan daging hewan kurban juga tidak boleh membuat kerumunan. Petugas diharapkan mengantarkan langsung daging hewan kurban kepada mustahik," katanya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar, Rahmat Syafei mengatakan, guna menghindari kerumunan, penyembelihan hewan kurban dilakukan bertahap. Sebab, pelaksanaan penyembelihan dapat dilakukan selama empat hari pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Zulhijah.
"Dalam kondisi sekarang (pandemi COVID-19), MUI mengimbau dan memang harus mengikuti protokol kesehatan. Penyembelihan harus sesuai syariat. Jangan ada kerumunan saat penyembelihan," kata Rahmat.
(nun)
Lihat Juga :