Dikira Boneka, Nenek Pikun Ditemukan Tewas Mengapung di Empang
Sabtu, 17 Desember 2022 - 22:01 WIB
loading...
Warga Kampung Pulo Bambu, Kabupaten Bekasi, digegerkan penemuan jasad seorang nenek yang mengapung di sebuah empang penuh sampah, Sabtu (17/12/2022) sore. Foto: MPI/Ade Suhardi
A
A
A
BEKASI - Warga Kampung Pulo Bambu, RT 016/RW 006, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, digegerkan penemuan mayat seorang nenek yang mengapung di sebuah empang penuh sampah, Sabtu (17/12/2022) sore. Awalnya korban berinisial NR (77) dikira boneka.
Jasad nenek NR pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak membuang sampah, lalu mencium aroma tidak sedap dari di sekitar empang. Setelah dilihat, ternyata ada sesosok jasad manusia yang tertutup sampah.
Baca juga: Identitas Mayat Wanita Mengambang di Sungai Cisadane Terungkap, Hilang sejak 8 Desember
Nenek NR ditemukan dalam posisi telungkup dengan kondisi seluruh tubuh mulai membusuk. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban.
"Ditemukannya sesosok mayat yang mengapung di sebuah empang dalam kondisi yang sudah membengkak, Namun, saat dilakukan pemeriksaan sementara, belum diketemukan tanda-tanda adanya kekerasan," ujar Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim saat dihubungi.
Mustakim menjelaskan, awalnya warga mengira sebuah boneka yang mengapung di empang. "Kemudian guna memastikan bahwa yang mengapung adalah mayat, sehingga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Binmaspol," terang Mustakim.
Jasad nenek NR pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak membuang sampah, lalu mencium aroma tidak sedap dari di sekitar empang. Setelah dilihat, ternyata ada sesosok jasad manusia yang tertutup sampah.
Baca juga: Identitas Mayat Wanita Mengambang di Sungai Cisadane Terungkap, Hilang sejak 8 Desember
Nenek NR ditemukan dalam posisi telungkup dengan kondisi seluruh tubuh mulai membusuk. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban.
"Ditemukannya sesosok mayat yang mengapung di sebuah empang dalam kondisi yang sudah membengkak, Namun, saat dilakukan pemeriksaan sementara, belum diketemukan tanda-tanda adanya kekerasan," ujar Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim saat dihubungi.
Mustakim menjelaskan, awalnya warga mengira sebuah boneka yang mengapung di empang. "Kemudian guna memastikan bahwa yang mengapung adalah mayat, sehingga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Binmaspol," terang Mustakim.
Lihat Juga :