Banjir Pati Meluas, Jalur Pantura Terendam Akibatkan Kemacetan
Sabtu, 17 Desember 2022 - 12:23 WIB
loading...
Banjir yang merendam wilayah Pati, Jawa Tengah tak kunjung surut. Bahkan terus meluas dengan merendam permukiman dan fasiltas umum serta jalur Pantura. Foto/iNews TV/Agus Atha Suharto
A
A
A
PATI - Banjir yang merendam wilayah Pati, Jawa Tengah tak kunjung surut. Bahkan terus meluas dengan merendam permukiman dan fasiltas umum serta jalur Pantura.
Jalur Pantura yang terendam berada di Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Pati.
Baca juga: Banjir Kepung Pati, 1 Warga Tewas dan Ratusan Jiwa Mengungsi
Ketinggian air di pantura mencapai 30 centimeter sehingga arus lalu lintas tersendat dan menimbulkan kemacetan.
Arus lalu lintas kendaraan di jalur Pantura padat merayap dan pengendara harus ekstra hati hati saat melintasi genangan banjir karena jalan berlubang dan licin.
Banjir Pati ini akibat jebolnya tanggul Sungai Kaliombo di Desa Ketitang Wetan.
Seorang warga Desa Ketitang Wetan, Rohmat Budi Astono mengatakan, banjir datang pada tengah malam hingga Sabtu (17/12/2022) dini hari tadi.
Baca juga: Ratusan Warga Ngungsi ke Jalur Pantura, Rumah Terendam Banjir
"Banjir ini adalah banjir kedua tahun 2022 dan merupakan yang terparah. Akibat banjir jalur pantura padat merayap," katanya, Sabtu (17/12/2022).
Banjir ini diakibatkan jebolnya tanggul dan tingginya curah hujan dari lereng Pegunungan Kendeng.
Jalur Pantura yang terendam berada di Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Pati.
Baca juga: Banjir Kepung Pati, 1 Warga Tewas dan Ratusan Jiwa Mengungsi
Ketinggian air di pantura mencapai 30 centimeter sehingga arus lalu lintas tersendat dan menimbulkan kemacetan.
Arus lalu lintas kendaraan di jalur Pantura padat merayap dan pengendara harus ekstra hati hati saat melintasi genangan banjir karena jalan berlubang dan licin.
Banjir Pati ini akibat jebolnya tanggul Sungai Kaliombo di Desa Ketitang Wetan.
Seorang warga Desa Ketitang Wetan, Rohmat Budi Astono mengatakan, banjir datang pada tengah malam hingga Sabtu (17/12/2022) dini hari tadi.
Baca juga: Ratusan Warga Ngungsi ke Jalur Pantura, Rumah Terendam Banjir
"Banjir ini adalah banjir kedua tahun 2022 dan merupakan yang terparah. Akibat banjir jalur pantura padat merayap," katanya, Sabtu (17/12/2022).
Banjir ini diakibatkan jebolnya tanggul dan tingginya curah hujan dari lereng Pegunungan Kendeng.
(shf)
Lihat Juga :