Pemkab Bogor Sasar Pesantren Lokasi Rapid dan Swab Test Covid-19

Jum'at, 10 Juli 2020 - 14:10 WIB
loading...
Pemkab Bogor Sasar Pesantren...
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Kabupaten Bogor menyasar fasilitas pendidikan dan pesantren untuk pelaksanaan rapid dan swab test. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BOGOR - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Kabupaten Bogor menyasar fasilitas pendidikan dan pesantren untuk pelaksanaan rapid dan swab test setelah dilakukan di pasar tradisional dan stasiun kereta api.

"Kita dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor akan terus melakukan upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona dengan cara menggelar rapid dan swab test massal di ruang-ruang publik yang potensial memunculkan keramaian. Selain pasar dan stasiun, pesantren juga jadi target berikutnya," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina, di Pasar Leuwiliang, Jumat (10/7/2020).

Ia menyebutkan, sejauh ini dari 30 pasar tradisional di Kabupaten Bogor, sudah delapan pasar yang melaksanakan rapid dan swab test massal. "Pasar Leuwiliang ini menjadi pasar ke 8 yang melaksanakan rapid dan swab test. Kemarin terakhir kita laksanakan di Pasar Parung," katanya. (Baca juga: Hasil Tes Swab Massal di Stasiun Bogor, Dua Penumpang KRL Positif Covid-19)

Pihaknya melihat potensi kerumunan bukan hanya ada di pasar, tapi ruang publik lain seperti stasiun. Hal ini menjadi perhatian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. "Maka dari itu, ke depan kita juga sedang merencanakan pemeriksaan seperti ini di tempat-tempat pendidikan, pesantren-pesantren, kita akan menuju ke arah sana,” kata Mike.

Menurut dia, secara umum hasil rapid test terhadap pedagang di beberapa pasar menunjukan hasil nonreaktif. Tapi ketika ada yang reaktif, kemudian positif, pasti langsung di-tracking.

"Memang ada juga ditemukan di beberapa pasar yang reaktif tapi langsung kita swab. Apabila hasil swab positif, langsung kita tracking dan ini menjadi fungsi dan peran puskesmas, termasuk dari jajaran Kapolsek, Danramil, Camat atau sisca kecamatan," tuturnya. (Baca juga: Kasus Positif Harian Capai 2.657, Jokowi: Ini Sudah Lampu Merah)

Mantan Direktur RSUD Cileungsi ini mengingatkan kepada masyarakat, tidak perlu takut memeriksakan diri dengan melakukan rapid dan swab test. "Karena ini salah satu cara untuk medeteksi dan memutus mata rantai Covid-19. Saya juga ingatkan agar tidak lupa 3M, menakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved