Terungkap! Napi Ruslan Ternyata Kabur lewat Menara Jaga, Gunakan Beberapa Sarung Diikat

Senin, 05 Desember 2022 - 13:30 WIB
loading...
Terungkap! Napi Ruslan...
Kepala Lapas (Kalapas) kelas 2B Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Doni H mengungkapkan bahwa narapidana (napi) Ruslan (39) kabur dari Lapas lewat menara jaga. Foto SINDOnews
A A A
KOBAR - Kepala Lapas (Kalapas) kelas 2B Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Doni H mengungkapkan bahwa narapidana (napi) Ruslan (39) kabur dari Lapas lewat menara jaga. Bahkan napi kasus perampokan itu mengunakan beberapa kain sarung yang diikat untuk bisa turun dari menara.



Doni mengakui bahwa dirinya melihat dengan mata kepala sendiri kain berjuntai di menara jaga. Ia menyampaikan, pada pukul 05.00 WIB dirinya melakukan jogging di area Lapas Pangkalan Bun untuk mengetahi seluk beluk Lapas yang akan dia pimpin ke depan. Baca juga: Tahanan Lapas Pangkalan Bun Kabur usai Rampas Pistol Petugas, Kapolres Kobar Imbau Warga Waspada

“Nah saat saya berlari pagi dan melihat kondisi pos pantau jaga 2 di sisi belakang sebelah kiri, tampak ada kain sarung yang menjuntai keluar. Dari situlah saya bergegas masuk ke dalam lapas dan mengumpulkan anak buah saya untuk menghitung seluruh tahanan dan napi,” cerita Doni, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/12/2022).

Setelah dihitung, lanjut Doni, atas nama napi Ruslan yang menghuni blok B sudah tidak ada di tempat. Setelah diselidiki ternyata saat kejadian, petugas jaga di pos pantau dua sedang turun dari menara.

"Di saat itulah Ruslan kabur melalui menara pos dua kemudian naik tembok menggunakan balok kayu yang sudah ada di situ. Kemudian turun tembok setinggi 6 meter menggunakan sejumlah sarung yang diikat dan dijuntaikan ke bawah,” ujarnya.

“Tak hanya kabur, Ruslan juga mencuri senjata laras panjang jenis Shootgun milik petugas jaga yang ditaruh di meja jaga. Serta membawa peluru hampa jenis hambur sebanyak 4 butir,” imbuhnya.

Ia juga meluruskan bahwa Ruslan statusnya sudah narapidana bukan lagi tahanan titipan Kejari Lamandau setelah di vonis hakim PN Pangkalan Bun selama 3 tahun penjara pada 7 Febuari 2022. Baca juga: Ketika Gadis Thailand Lenggak-lenggok di Lapas Perempuan Semarang dengan Kain Ecoprint

“Jadi saya di awal mau meluruskan pemberitaan yang sudah beredar bahwa Ruslan statusnya tahanan titipan Kejari Lamandau itu tidak benar. Ruslan sudah menjadi narapidana sejak divonis 3 tahun penjara oleh Hakim PN Pangkalan Bun pada 7 Febuari 2022,” tegasnya.

Pascakejadian napi kabur , pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI-Polri serta BIN untuk melakukan pengejaran terhadap Ruslan.“Setelah kejadian, saya langsung berkoordinasi dengan TNI Polri dan juga BIN untuk melacak keberadaan pelaku. Semoga Napi Ruslan cepat tertangkap,” pungkasnya.

Doni senidiri baru mulai bertugas di Lapas Pangkalan Bun per Senin 5 Desember 2022 (hari ini). Dan dia menyaksikan peristiwa itu pada Minggu 4 Desember 2022. "Saya baru tiba di Pangkalan Bun sekira pukul 03.00 WIB,” ujar Doni menceritakan.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan Napi Lapas Blitar hingga Koma 3 Hari dan Berujung Kematian
Gempar! Napi di Lapas...
Gempar! Napi di Lapas Blitar Diduga Dianiaya hingga Koma 3 Hari
Lapas Sibolga Dibuka...
Lapas Sibolga Dibuka Kembali, Tangis Keluarga Pecah pada Kunjungan Perdana
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
Kejagung Musnahkan 14...
Kejagung Musnahkan 14 Jam Tangan KW Milik Terpidana Jimmy Sutopo
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Berita Terkini
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved